

by Ega Dioni Putri at March 11, 2010 03:30 AM

by Ega Dioni Putri at March 11, 2010 03:25 AM

by Rika Safrina (rika.safrina@gmail.com) at March 10, 2010 07:51 PM
Matt Gemmell on Engineering Thinking:
when faced with a decision about how to implement certain functionality, engineers take the extreme position that:
This binary approach is gravely wrong, and unjustly offloads decision-making onto the user of the software.
- A feature must be exactly what 100% of users want.
- If the above isn’t true (and it almost never is), the feature must be configurable.
This is very true for consumer-level software. You will never ever satisfy those people with all their needs and expectations and whatnot.
It is much more difficult for enterprise software, where configuration determines everything, and everything must be configurable. It's usually ugly, has multiple level of configurations, and possibly several undocumented secret sauces known only by a few people. Moreover, usually it is up to the implementor (consultant, etc) to determine what the user wants. Yes, it comes with a default setting, which only useful when the software is running on their development machine.
Sometimes, even in enterprise software, configuration used as a way to avoid decision-making (and the possibility of getting blamed for it).
by Wijoyo Batara Frans Simanjuntak (noreply@blogger.com) at March 09, 2010 01:02 PM
Do something!
Tell your feeling!
Keep moving forward!
Be a director for your couple!

Welcome my Autumn :-)
by reiSHA at March 09, 2010 04:23 AM
MEXT mensyaratkan setiap pelamar beasiswa yang lolos primary screening untuk mendapatkan LA (Letter of Acceptance). LA dari profesor calon pembimbing di Jepang adalah semacam surat keterangan bahwa profesor bersedia menerima Anda untuk riset di lab nya. Namun dengan mendapatkan LA, bukan berarti Anda sudah diterima sebagai mahasiswa S2 atau S3 di sana.
Saya baru mencari profesor setelah dinyatakan lulus tes tertulis dan wawancara (awal Agustus). Agak hectic jadinya karena mendapatkan profesor tidak bisa dibilang mudah. Mana waktu itu saya sibuk menyelesaikan TA saya untuk mengejar wisuda. Di Jepang juga lagi musim panas, kali aja profesornya lagi liburan. Deadline LA akhir September. Huff. Pusing TA, pusing LA. ![]()
Concern riset saya adalah di bidang Software Engineering. Jepang gudangnya Computer Science, agak susah mencari yang Software Engineering, walau keduanya sama-sama IT.
Awalnya saya menemukan profesor di Osaka University yang concern risetnya sama. Profesor ini membalas e-mail saya, dan ternyata beliau hanya mau menerima mahasiswa untuk sampai S3. Kalaupun saya mau sampai S3, beliau ingin saya mengerjakan soal tes masuk tahun lalu dan mewawancara saya via Skype. Saya lihat soal tesnya, dalam bahasa Jepang
Boro-boro jawab, memahami soalnya saja tak bisa. Ya sudahlah. Saya menyerah dengan profesor yang ini. Ditambah saya belum kepikiran untuk sampai S3 di sana.
Awal hingga pertengahan Agustus saya masih sibuk mencari-cari profesor yang sesuai. Berikutnya saya menemukan profesor yang sesuai di Waseda University. Saya kirimkan email ke beliau tidak dibalas-balas. Dengar dari teman, kalau di Waseda University kita harus mengirimkan berkas-berkasnya ke international office-nya, tidak boleh langsung ke profesornya. Ya sudah, saya kirimkan saja dulu berkas-berkasnya. Semoga bisa diproses.
Tidak berhenti di situ, saya masih cari-cari profesor lain soalnya belum ada yang pasti. Akhirnya saya nemu beberapa dan saya kirimkan e-mail ke profesor di Tokyo Institute of Technology, Nagoya University, Keio University, dan Toyohashi University of Technology. Tidak ada yang membalas. Hiks. Saya juga mengirim e-mail ke profesor di Ritsumeikan University.
Waktu menyerahkan berkas-berkas ke Kedubes (pertengahan Agustus), saya sudah harus menentukan pilihan universitas saya. Walaupun belum pasti akan dapat LA, saya isikan saja pilihan saya senekatnya. Pilihan 1 Waseda University, pilihan 2 Nagoya University, dan pilihan 3 Ritsumeikan University.
Profesor di Ritsumeikan University pun membalas, dan ternyata concern riset beliau kurang sesuai dengan saya. Beliau merekomendasikan profesor lain di universitas yang sama. Akhirnya saya kirim lagi e-mail ke profesor yang satu lagi ini. Dan akhirnya beliau bersedia mengisikan LA untuk saya. Argh, ternyata saya masih harus mengirim berkas-berkas lagi ke Jepang
LA dari Ritsumeikan University tinggal menunggu sampai ke Indonesia. Dan ga ada angin ga ada hujan, profesor di Waseda University tiba-tiba membalas e-mail saya dan bertanya apa yang bisa beliau bantu. Alhamdulillah. Akhirnya saya bilang ke beliau bahwa saya butuh LA dari beliau dan berkas-berkas yang dibutuhkan sudah saya kirim ke CIE Waseda. Namun sampai tahap ini saya tidak tahu kapan saya akan dapat LA dari sana, padahal waktu itu bulan September segera datang.
Di bulan September ada libur Lebaran, dan saya sudah memutuskan untuk pulang kampung. Syukurlah sebelum saya pulang, LA dari Ritsumeikan University sampai. Akhirnya, sebelum ke bandara saya ke Kedubes terlebih dahulu untuk mengantarkan LA tadi. Cape juga nenteng-nenteng tas ke Kedubes, mana tasnya tidak bisa dititip di bawah, padahal bagian Pendidikannya ada di lantai 2.
Begitu sampai di Padang, saya malah dapat e-mail dari profesor di Waseda University yang menyatakan bahwa beliau sudah mengisi LA saya. Alhamdulillah. Untuk LA yang satu lagi ini, kemungkinan besar baru akan saya terima setelah libur Lebaran. 28 September 2009 saya terima dan saya kirim kilat ke Kedubes. Syukurlah masih diterima.
Bagaimana kalau tidak dapat LA?
Sebisa mungkin LA ini didapatkan. Kalau tidak dapat, kemungkinan untuk memperoleh beasiswa MEXT masih ada. MEXT akan membantu mengurusnya ke universitas, entah itu ke universitas pilihan Anda atau universitas lain. Tidak perlu kuatir? Entahlah
Bersambung… (next: epilog)

“We are treating the Mac as a tier-1 platform so all of our future games will release simultaneously on Windows, Mac and the Xbox 360,” Cook said. “Updates for the Mac will be available simultaneously with the Windows updates. Furthermore, Mac and Windows players will be part of the same multiplayer universe, sharing servers, lobbies and so forth. We fully support a heterogeneous mix of servers and clients. The first Mac Steam client will be the new generation currently in beta testing on Windows.”
What a great news from Steam, the awesome gaming platform.
I've been contemplating for quite some time whether to install a Windows OS or not, just to give Steam a try. It's coming to Mac soon, time to actually exploit my MacBook Pro graphic processing power.
by Rika Safrina (rika.safrina@gmail.com) at March 08, 2010 05:52 PM
by meliza766hi at March 08, 2010 03:58 PM
Manusia adalah serigala bagi sesamanya. Pernyataan ini membuat hati kecil saya dan mungkin Anda-Anda berontak tidak setuju. Masa iya, manusia yang katanya makhluk yang berbudi dan mulia disamakan dengan hewan. Yang benar saja. Manusia-kan jauh lebih tinggi dan berharga dibanding hewan-hewan. Saat saya berpikir demikian, ada hal-hal yang tiba-tiba mendatangi pikiran saya.
Wahai manusia pemalas, belajar lah dari semut.
Wahai manusia yang tidak setia, belajarlah dari merpati,
(*dan sebenarnya masih ada yang lain, cuman saya lupa, haha
)
Wow, manusia tampaknya tak boleh tutup mata akan keberadaan mahkluk lain. Nyatanya, masih perlu belajar, bukan hanya dari teladan beberapa hewan tetapi juga sifat yang tidak baik dari hewan-hewan tersebut (agar tidak ditiru).
Beberapa hari yang lalu saya menonton film Wolfman. Film ini berkisah tentang si manusia serigala yang berubah menjadi serigala di kala bulan purnama. Menurut saya pribadi, film ini agak seram. Di beberapa adegan, saya menutup mata, haha. Sebenarnya gak terlalu suka film jenis begini. Tapi untuk hal-hal tertentu, boleh juga filmnya, haha
Usai menonton film ini, ada yang menarik perhatian saya. Bulan purnama. Apa sebenarnya benda ini ? Mengapa pengaruhnya begitu besarnya? Sampai-sampai bisa mengubah manusia menjadi serigala?
Terlintas dalam benak saya tentang hal-hal yang berkenaan dengan bulan.
Dalam ungkapan Indonesia, Dewi Bulan digunakan untuk menggambarkan gadis yang cantik jelita.Dunia Barat mengatakan ” menari di bawah sinar rembulan (dancing in the moonlight) ” untuk menggambarkan suatu hal yang sukacita karena keberadaan sinar si rembulan. Mungkin sinar-sinar terang bulan purnama membuat orang-orang tak takut diganggu hujan saat melakukan kegiatan yang menyenangkan di alam terbuka. Tidak akan ada hujan saat bulan purnama (dan saat saya cermati ternyata benar, haha). Penyair Cina melambangkan Bulan sebagai cerminan wajah orang yang dirindukannya.
Tambahan lagi (yang saya baru tahu akhir-akhir ini
), ternyata bentuk bulan itu dari masa ke masa menggambarkan senyuman. Bulan sabit, senyum nya masih tipis, demikian seterusnya hingga bulan purnama, senyum telah menjadi tawa lebar , haha
Lantas, mengapa keberadaan Bulan Purnama yang demikian baik dapat menjadi bencana ?
Ketika apa yang baik dan yang seharusnya untuk dinikmati bersama untuk kepentingan bersama telah berubah menjadi untuk kepentigan sendiri. Bahkan merelakan orang lain/sesamanya agar keinginannya tercapai. Di situlah terletak kebuasan (serigala) yang berbahaya. Manusia yang tergigit (terikut) oleh si manusia serigala ini pun akan menjadi manusia serigala. Terkutuk dan terpedaya untuk melukai sesama, tidak peduli sesama dan bahkan kerap membunuh sekitarnya.
Gwen, dengan cintanya berhasil mengubah Lawrence kembali menjadi manusia.
Hanya cinta sejati yang bisa membebaskan kutukan, begitulah kepercayaan orang Gypsi . Tiba-tiba merasa sangat bersyukur bahwa Tuhan mencintai manusia dengan cinta sejatiNya. Ia rela mati berkorban di kayu salib demi melepaskan kutukan maut. Supaya Anda dan saya boleh menerima keselamatan. Tidak ada lagi ke-serigala-an yang menguasai.
Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri. Kata-kata ini terasa jauuuh lebih indah dibanding kalimat pembuka saya tadi. Sesama yang adalah keluarga, teman se-kampus, se-kosan, sekitar kosan, dan tak terlupa bagi saudara se-nusantara.
Sebelum mengakhiri, izinkan saya mengutip secuil percakapan di bagian awal : “Jika bertemu orang yang tepat, menikahlah dengan dia. “
Saya suka dengan kata-katanya (mungkin karena kata-kata ini pernah terlontar beberapa saat sebelum film ini diputar , haha).
Cukup sekian, sampai jumpa di cerita film berikutnya

by meliza766hi at March 08, 2010 02:53 PM
Jumpa lagi dengan tugas KI. Kali ini mengenai anatomi surat elektronik atau yang biasa dikenal e-mail.
Kirimkan email ke diri sendiri (atau minta orang lain untuk mengirimkan email) dengan dua attachment (yang kecil saja). Identifikasi bagian-bagian di email, mana yang menunjukkan separator (pemisahan) dan mana attachmentnya (dan dikodekan dalam format apa).
Saya pun mengirimkan pesan ke surel (surat elektronik) sendiri.
Pada pengerjaan tugas ini, saya menggunakan surel saya yang gmail karena gmail memiliki fitur untuk melihat pesan asli (show original ).
Ternyata dalam pengiriman pesan ini digunakan protokol MIME (
Multipurpose Internet Mail Extension). Protokol MIME memiliki kelebihan dibandingkan
Protokol SMTP (Simple Mail Transfer Protocol). Jikalau SMTP hanya boleh mengandung berkas teks saja (yang dikodekan dengan menggunakan pengodean ASCII 7-bit), MIME mengizinkan beberapa data selain teks , seperti video, suara, dan berkas biner agar dapat ditransfer melalui surel tanpa harus mentranslasi terlebih dahulu data-data tersebut ke dalam teks berformat ASCII.
Meskipun demikian, protokol ini tidaklah dibuat untuk menggantikan protokol SMTP, tapi hanya memperluas pada dua bagian: “multipart message body” dan “non-ASCII message content”.
MIME menambahkan dua jenis header SMTP tambahan, yakni sebagai berikut:
Meliputi : text,application, berkas, audio,message,dan multipart.
Meliputi 7bit, 8 bit, binary, quited-printable, base64 (UUEncoded data), x-token.
Identifikasi bagian-bagian surel adalah sebagai berikut :
1. Header
MIME-Version: 1.0 Received: by 10.224.53.204 with HTTP; Mon, 8 Mar 2010 02:29:49 -0800 (PST) Date: Mon, 8 Mar 2010 17:29:49 +0700 Delivered-To: meliza.766hi@gmail.com Message-ID: <464981771003080229q7a9e5df6h6333141db00138d@mail.gmail.com> Subject: Tes Anatomi Surel From: meliza silalahi <meliza.766hi@gmail.com> To: meliza silalahi <meliza.766hi@gmail.com>
2. Body
Content-Type: multipart/mixed; boundary=0015175cfa3e7ac2f80481478bea --0015175cfa3e7ac2f80481478bea Content-Type: multipart/alternative; boundary=0015175cfa3e7ac2f10481478be8 --0015175cfa3e7ac2f10481478be8 Content-Type: text/plain; charset=ISO-8859-1 Salam, Tes tes tes tes anatomi email dengan 2 file yang di lampirkan. cukup sekian Best Regards, Meliza http://meliza766hi.wordpress.com --0015175cfa3e7ac2f10481478be8 Content-Type: text/html; charset=ISO-8859-1 Content-Transfer-Encoding: quoted-printable Salam,<br><br>Tes tes tes<br>tes anatomi email dengan 2 file yang di lampir= kan.<br>cukup sekian<br><br><br><br>Best Regards,<br><br><br>Meliza<br><a r= el=3D"nofollow" href=3D"http://meliza766hi.wordpress.com/" target=3D"_blank= ">http://meliza766hi.wordpress.com</a> --0015175cfa3e7ac2f10481478be8-- Lampiran 1 --0015175cfa3e7ac2f80481478bea Content-Type: application/pdf; name="handbook.pdf" Content-Disposition: attachment; filename="handbook.pdf" Content-Transfer-Encoding: base64 X-Attachment-Id: f_g6j4oon40 PCFET0NUWVBFIEhUTUwgUFVCTElDICItLy9JRVRGLy9EVEQgSFRNTCAyLjAvL0VOIj4KPEhUTUw+ PEhFQUQ+CjxUSVRMRT40MDMgRm9yYmlkZGVuPC9USVRMRT4KPC9IRUFEPjxCT0RZPgo8SDE+Rm9y YmlkZGVuPC9IMT4KWW91IGRvbid0IGhhdmUgcGVybWlzc2lvbiB0byBhY2Nlc3MgL2NvdXJzZXMv ZWM1MDEwL2hhbmRib29rLnBkZgpvbiB0aGlzIHNlcnZlci48UD4KPEhSPgo8QUREUkVTUz5BcGFj aGUvMS4zLjM0IFNlcnZlciBhdCBici5wYXVtZS5pdGIuYWMuaWQgUG9ydCA4MDwvQUREUkVTUz4K PC9CT0RZPjwvSFRNTD4K Lampiran 2 --0015175cfa3e7ac2f80481478bea Content-Type: application/vnd.openxmlformats-officedocument.wordprocessingml.document; name="haloha.docx" Content-Disposition: attachment; filename="haloha.docx" Content-Transfer-Encoding: base64 X-Attachment-Id: f_g6j4oxm61 UEsDBBQABgAIAAAAIQDd/JU3ZgEAACAFAAATAAgCW0NvbnRlbnRfVHlwZXNdLnhtbCCiBAIooAAC AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAC0 VMtuwjAQvFfqP0S+Vomhh6qqCBz6OLZIpR9g7A1Y9Uv28vr7bgJEVQtBKuUSKVnvzOzsxIPR2pps CTFp70rWL3osAye90m5Wso/JS37PsoTCKWG8g5JtILHR8PpqMNkESBl1u1SyOWJ44DzJOViRCh/A UaXy0Qqk1zjjQchPMQN+2+vdcekdgsMcaww2HDxBJRYGs+c1fd4qiWASyx63B2uukokQjJYCSSlf OvWDJd8xFNTZnElzHdINyWD8IENdOU6w63sja6JWkI1FxFdhSQZf+ai48nJhaYaiG+aATl9VWkLb X6OF6CWkRJ5bU7QVK7Tb6z+qI+HGQPp/FVvcLnrSOY4+JE57OZsf6s0rUDlZESCihnZ1x0cHRLLs EsPvkLvGb1KAlHfgzbN/tgcNzEnKin6JiZgaOJvvV/Ja6JMiVjB9v5j738C7hLT5kz7+wYz9dVF3 H0gdb+634RcAAAD//wMAUEsDBBQABgAIAAAAIQAekRq38wAAAE4CAAALAAgCX3JlbHMvLnJlbHMg ogQCKKAAAgAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA AAAAAAAAjJLbSgNBDIbvBd9hyH032woi0tneSKF3IusDhJnsAXcOzKTavr2jILpQ217m9OfLT9ab g5vUO6c8Bq9hWdWg2JtgR99reG23iwdQWchbmoJnDUfOsGlub9YvPJGUoTyMMaui4rOGQSQ+ImYz sKNchci+VLqQHEkJU4+RzBv1jKu6vsf0VwOamabaWQ1pZ+9AtcdYNl/WDl03Gn4KZu/Yy4kVyAdh b9kuYipsScZyjWop9SwabDDPJZ2RYqwKNuBpotX1RP9fi46FLAmhCYnP83x1nANaXg902aJ5x687 HyFZLBZ9e/tDg7MvaD4BAAD//wMAUEsDBBQABgAIAAAAIQDWZLNR+gAAADEDAAAcAAgBd29yZC9f cmVscy9kb2N1bWVudC54bWwucmVscyCiBAEooAABAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA AKySzWrDMBCE74W+g9h7LTv9oYTIuZRArq37AIq9/qGyJLSbtn77CkNShwb34otgRmjmk7Sb7Xdv xCcG6pxVkCUpCLSlqzrbKHgvdnfPIIi1rbRxFhUMSLDNb282r2g0x0PUdp5ETLGkoGX2aympbLHX lDiPNu7ULvSaowyN9Lr80A3KVZo+yTDNgPwiU+wrBWFf3YMoBh+b/892dd2V+OLKY4+Wr1TILzy8 IXO8HMVYHRpkBRMzibQgr4OslgShPxQnZw4hWxSBBxM/8/wMNOq5+scl6zmOCP62j1KOazbH8LAk Q+0sF/pgJhxn6wQhLwY9/wEAAP//AwBQSwMEFAAGAAgAAAAhAB2qIAbuAQAAlgQAABEAAAB3b3Jk L2RvY3VtZW50LnhtbJxUwW7bMAy9D9g/GLonduYizYw4Bdqg22VAsXYfoEiyrU0SBUmJl339KNvK snYrsl1kk/R7fBRJr2++a5UdhPMSTE0W84JkwjDg0rQ1+fJ0P1uRzAdqOFVgRE2OwpObzds3677i wPZamJAhhfHVAaNdCLbKc886oamfgxUGgw04TQOars01dd/2dsZAWxrkTioZjvm7oliSiQZqsnem mihmWjIHHpoQIRU0jWRieiSEuyTviNxOkoeMuRMKNYDxnbQ+sen/ZcMSu0RyeK2Ig1bpu95eko07 2mM/tBpl9+C4dcCE9+jdjsET46J4Lfd0gZHihLhEwu85kxJNpTnRxOl41v9T8+bYvHzMnUeqX4Xg XWxwlnbAj/Fps77CWeSfa1IU97fFanlHkmsrGrpXIUbKu7K8vh2QLsLC5iPOZ9alY51HXzwxjKd9 wT0x/J07/3dIRExynoTPOFDTZvQrzaQ3R/pHTV6w8OCSirPSJtcjxs+uYtDUPv7AaI/bungf96av OnxfrsoVGUW3n2ikDIDTtbi6wpVGXbLtkCmZOwgBcNSTrURzFu0E5QLX6rrA7e+rBiCcme0+DGYx pmOgPH7kLWU4AREyqMC/wwcnOUaUNOJBBoYqy+UAwo6MhQ/NGXuPvvRD2fwEAAD//wMAUEsDBBQA BgAIAAAAIQCWta3ilgYAAFAbAAAVAAAAd29yZC90aGVtZS90aGVtZTEueG1s7FlPb9s2FL8P2Hcg dG9jJ3YaB3WK2LGbLU0bxG6HHmmJlthQokDSSX0b2uOAAcO6YYcV2G2HYVuBFtil+zTZOmwd0K+w R1KSxVhekjbYiq0+JBL54/v/Hh+pq9fuxwwdEiEpT9pe/XLNQyTxeUCTsO3dHvYvrXlIKpwEmPGE tL0pkd61jfffu4rXVURigmB9Itdx24uUSteXlqQPw1he5ilJYG7MRYwVvIpwKRD4COjGbGm5Vltd ijFNPJTgGMjeGo+pT9BQk/Q2cuI9Bq+JknrAZ2KgSRNnhcEGB3WNkFPZZQIdYtb2gE/Aj4bkvvIQ w1LBRNurmZ+3tHF1Ca9ni5hasLa0rm9+2bpsQXCwbHiKcFQwrfcbrStbBX0DYGoe1+v1ur16Qc8A sO+DplaWMs1Gf63eyWmWQPZxnna31qw1XHyJ/sqczK1Op9NsZbJYogZkHxtz+LXaamNz2cEbkMU3 5/CNzma3u+rgDcjiV+fw/Sut1YaLN6CI0eRgDq0d2u9n1AvImLPtSvgawNdqGXyGgmgookuzGPNE LYq1GN/jog8ADWRY0QSpaUrG2Ico7uJ4JCjWDPA6waUZO+TLuSHNC0lf0FS1vQ9TDBkxo/fq+fev nj9Fxw+eHT/46fjhw+MHP1pCzqptnITlVS+//ezPxx+jP55+8/LRF9V4Wcb/+sMnv/z8eTUQ0mcm zosvn/z27MmLrz79/btHFfBNgUdl+JDGRKKb5Ajt8xgUM1ZxJScjcb4VwwjT8orNJJQ4wZpLBf2e ihz0zSlmmXccOTrEteAdAeWjCnh9cs8ReBCJiaIVnHei2AHucs46XFRaYUfzKpl5OEnCauZiUsbt Y3xYxbuLE8e/vUkKdTMPS0fxbkQcMfcYThQOSUIU0nP8gJAK7e5S6th1l/qCSz5W6C5FHUwrTTKk IyeaZou2aQx+mVbpDP52bLN7B3U4q9J6ixy6SMgKzCqEHxLmmPE6nigcV5Ec4piVDX4Dq6hKyMFU +GVcTyrwdEgYR72ASFm15pYAfUtO38FQsSrdvsumsYsUih5U0byBOS8jt/hBN8JxWoUd0CQqYz+Q BxCiGO1xVQXf5W6G6HfwA04WuvsOJY67T68Gt2noiDQLED0zEdqXUKqdChzT5O/KMaNQj20MXFw5 hgL44uvHFZH1thbiTdiTqjJh+0T5XYQ7WXS7XAT07a+5W3iS7BEI8/mN513JfVdyvf98yV2Uz2ct tLPaCmVX9w22KTYtcrywQx5TxgZqysgNaZpkCftE0IdBvc6cDklxYkojeMzquoMLBTZrkODqI6qi QYRTaLDrniYSyox0KFHKJRzszHAlbY2HJl3ZY2FTHxhsPZBY7fLADq/o4fxcUJAxu01oDp85oxVN 4KzMVq5kREHt12FW10KdmVvdiGZKncOtUBl8OK8aDBbWhAYEQdsCVl6F87lmDQcTzEig7W733twt xgsX6SIZ4YBkPtJ6z/uobpyUx4q5CYDYqfCRPuSdYrUSt5Ym+wbczuKkMrvGAna5997ES3kEz7yk 8/ZEOrKknJwsQUdtr9VcbnrIx2nbG8OZFh7jFLwudc+HWQgXQ74SNuxPTWaT5TNvtnLF3CSowzWF tfucwk4dSIVUW1hGNjTMVBYCLNGcrPzLTTDrRSlgI/01pFhZg2D416QAO7quJeMx8VXZ2aURbTv7 mpVSPlFEDKLgCI3YROxjcL8OVdAnoBKuJkxF0C9wj6atbabc4pwlXfn2yuDsOGZphLNyq1M0z2QL N3lcyGDeSuKBbpWyG+XOr4pJ+QtSpRzG/zNV9H4CNwUrgfaAD9e4AiOdr22PCxVxqEJpRP2+gMbB 1A6IFriLhWkIKrhMNv8FOdT/bc5ZGiat4cCn9mmIBIX9SEWCkD0oSyb6TiFWz/YuS5JlhExElcSV qRV7RA4JG+oauKr3dg9FEOqmmmRlwOBOxp/7nmXQKNRNTjnfnBpS7L02B/7pzscmMyjl1mHT0OT2 L0Ss2FXterM833vLiuiJWZvVyLMCmJW2glaW9q8pwjm3Wlux5jRebubCgRfnNYbBoiFK4b4H6T+w /1HhM/tlQm+oQ74PtRXBhwZNDMIGovqSbTyQLpB2cASNkx20waRJWdNmrZO2Wr5ZX3CnW/A9YWwt 2Vn8fU5jF82Zy87JxYs0dmZhx9Z2bKGpwbMnUxSGxvlBxjjGfNIqf3Xio3vg6C24358wJU0wwTcl gaH1HJg8gOS3HM3Sjb8AAAD//wMAUEsDBBQABgAIAAAAIQCcfTLEqwIAAPwFAAARAAAAd29yZC9z ZXR0aW5ncy54bWycVNtO3DAQfa/Uf4jy3CXZCwtKCUgs2pZqaauGfoATOxsL22PZzobt13ecxATa CqE+xT7nzPF4xpOLq0cpogMzloPK4/lJGkdMVUC52ufxz/vt7DyOrCOKEgGK5fGR2fjq8v27iy6z zDmU2QgtlM0gj1ujMls1TBI7k7wyYKF2swpkBnXNKzZ+4jHC5HHjnM6SZAw6Ac0UutVgJHH2BMw+ GSJvoGolUy5ZpOk6MUwQhwnbhmsb3OT/uuFRTTA5vHaJgxRB183T15TjdTsw9CniLen5AG2gYtZi ZaUYrisJV8HGirf4DPXc8dIQc3xmcolt+wUgoy7TzFRYUOx5msaJJyirSSvcPSkLBxolB4KHnS1G umqIIZVjptCkwuw2oJwBEXQUvoLbgNQGkx8MsfGauN4b3xe1/hC/+AHgQliaLjfL5dn1EOHZtzDb 6/R8vfExyWCJ3jLzjfxuwmqL+UVyuMSGyNJwEt35VmOUzErzcM1V4EuGT449Z4q2DORsNhBWEiG2 WINAYJcHhnKrb1jdG4s7YvaTc188mZl/oljxL09uvhvMfDLQ6sG1M0TfKopwOHC+Wo1+XLkdlwG3 bVmEKIUdf0a1in47GG+YTAXqModDynyFdkTtQ8U5nd3eeGmXVcIUfpDZHdEam42Scj/PY8H3jZvH uHW4o8Q89Jtyvxi5Rc/hznP9hlT+ZqgeF14wLFE1LiZsGbDlhK0Ctpqw04CdTtg6YGuPNUd84oKr BxyYsPR4DUJAx+jnAObxX9BQBNsQzbCvfirwgUHWA+OY2OiQsUecH0a5w3+k5lSSxzxepKd9j0a1 IEdo3Qutd/Ji/QKNKHEEp7Fv1Yvg/pH/kYuf1orjgyyOspyG8MOQuODWFUzjvDoweOV+kD/2ztNv +/I3AAAA//8DAFBLAwQUAAYACAAAACEAb2NQm4sBAAAHBAAAEgAAAHdvcmQvZm9udFRhYmxlLnht bKSS326CMBTG75fsHUjvJwX/TI1onNPLXSzuAY5YpAltSU+V+fY7UORiZolkkDThO+3H6e98i9W3 KoKLsCiNTlg04CwQOjVHqU8J+9rvXqYsQAf6CIXRImFXgWy1fH5aVPPMaIcBndc4twnLnSvnYYhp LhTgwJRCUy0zVoGjT3sKTZbJVLyb9KyEdmHM+SS0ogBH/8Zclshat+oRt8rYY2lNKhCpWVV4PwVS s2XbXVDNNSjqegOFPFjZFErQBkVEtQsUCeMx3/ExrfU74sN6ZWHtkOZgUbhuI/dyBkoW15uKlUT0 hVK6NL/pF7ASDoXwJZQnKpzxwBO2jTjn8W7HvBIlbETCetMpMTXln1m7Z9gpNB5qrPFptkSzxocU 8mlPNX2Gfj53JPZSCQw+RBV8GgUe1T2RmE+IxJh41GSGvYjYxrch+CgRajxed/enm2xIeZ2Oovb+ vYh4n8eJbEBRNOCPbNQEPImaSL9s9CexrkcYb39lg/PR2x2JJgmUqP9kow0JLn8AAAD//wMAUEsD BBQABgAIAAAAIQBK2IqSuwAAAAQBAAAUAAAAd29yZC93ZWJTZXR0aW5ncy54bWyMzsFqwzAMxvF7 Ye8QdF+d9TBKSFIooy/Q9QFcR2kMsWQkbd729DVsl916FJ/48e8PX2ltPlE0Mg3wsm2hQQo8RboN cHk/Pe+hUfM0+ZUJB/hGhcP4tOlLV/B6RrP6qU1VSDsZYDHLnXMaFkxet5yR6jazJG/1lJvjeY4B 3zh8JCRzu7Z9dYKrt1qgS8wKf1p5RCssUxYOqFpD0vrrJR8JxtrI2WKKP3hiOQoXRXFj7/61j3cA AAD//wMAUEsDBBQABgAIAAAAIQCbOGCMcQEAAMICAAAQAAgBZG9jUHJvcHMvYXBwLnhtbCCiBAEo oAABAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAJxSTW/CMAy9T9p/qHqHFNCmaTJBE2jaYR9I dOMcpW4bLU2iJCD493MplE67LSf72X55fgksDo1O9uiDsmaeTsZZmqCRtlCmmqef+fPoIU1CFKYQ 2hqcp0cM6YLf3sDaW4c+KgwJUZgwT+sY3SNjQdbYiDCmsqFKaX0jIqW+YrYslcSVlbsGTWTTLLtn eIhoCixGridMO8bHffwvaWFlqy985UdHgjnk2DgtIvL3Vo4G1gOQ2yh0rhrkE4L7BNaiwtBiXQBb 64vA74B1ASxr4YWMZB2fUdcghSfntJIikqf8TUlvgy1j8nHaPmnHgQ1bgBzZoNx5FY88AzZM4VWZ TkYXkCwvKi9cfdbWZ7CRQuOS1ual0AGBXQFY2sYJc+Sk8xIR33f4dLldtb6cR36Dgx23KtYbJyRp mZEH120HBdiQJViQ/AvdFYAXegmv2ztp1lRYXHr+Flr/vrovySfTcUbnZNgFoyfp/wr/AQAA//8D AFBLAwQUAAYACAAAACEAouQaEUcBAAB1AgAAEQAIAWRvY1Byb3BzL2NvcmUueG1sIKIEASigAAEA AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAjJJNT8MwDIbvSPyHKvc26SbBVLWdBGgnJiExBOIW Jd4W0Xwoydbt35O0XekEB462Xz9+7aRcnmSTHME6oVWF8oygBBTTXKhdhd42q3SBEuep4rTRCip0 BoeW9e1NyUzBtIUXqw1YL8AlgaRcwUyF9t6bAmPH9iCpy4JCheJWW0l9CO0OG8q+6A7wjJA7LMFT Tj3FEZiakYgGJGcj0hxs0wE4w9CABOUdzrMc/2g9WOn+bOgqE6UU/mzCToPdKZuzvjiqT06MwrZt s3be2Qj+c/yxfn7tVk2FirdigOqSs4JZoF7b+uDAlniSiMdrqPPrcOetAP5wHjS/81Fq4Sji+9R5 iadhmNGt1A8CngSTRb/SpfI+f3zarFA9IzlJyTwli01Oitl9QchntHTVH033CTkY+z9xcU28AOrO 8fVHqb8BAAD//wMAUEsDBBQABgAIAAAAIQAtM44UGQcAAPg5AAAPAAAAd29yZC9zdHlsZXMueG1s tJvfU9s4EMffb+b+B4/faULSJi3TtEOhXJmhPdrA3LNiK0RTx8pZSoH7609a2cLYsb2L3afiH9rP Srv6rqHa9x8ftknwi2dKyHQRHr8ahwFPIxmL9G4R3t5cHL0NA6VZGrNEpnwRPnIVfvzw5x/v70+U fky4CoyBVJ1ki3Cj9e5kNFLRhm+ZeiV3PDXP1jLbMm0us7uRXK9FxM9ltN/yVI8m4/FslPGEaQNX G7FTYW7tHmPtXmbxLpMRV8p4u02cvS0TafjBuBfL6Jyv2T7Ryl5m11l+mV/BPxcy1Sq4P2EqEuLG OG6muBWpzL6cpkqE5glnSp8qwQ4+3Ni3Dj6JlC5Z+yRiEY4sUf1nbP5iySKcTIo7Z9aDZ/cSlt4V 90R8dHle9mQR8vTodmlvrYzdRciyo+WpNTaCaRb/lqa7ezZ5cwWu7FhkFs6YYWvNTQBNPKzRRNhA T+az4uLHPjE32F7LHAIGDKxs1lxWVtzE1UR56bLEPOXrKxn95PFSmweLEFjm5u3ldSZkJvTjInz3 zjLNzSXfii8ijrlNyvzebboRMf9nw9NbxeOn+98vIMVyi5Hcp9q4P5tDFiQq/vwQ8Z1NMWM6ZTbC 3+yAxJpVJQ44tBdP3rgbFSrc/LdAHrsYHqRsOLPbKAD/W0Ew631v0MTOqDwBsEvyddrfxOv+Jt70 NwHJ228t5v29MOLZNyIuN0pZiQ+qlpFLvvI6TN+1pKwdUcuizhG1pOkcUcuRzhG1lOgcUcuAzhG1 gHeOqMW3c0QtnK0jIgbCVc2iKawGamPfCJ1wO75VgI57Sl1eaoJrlrG7jO02gS2sVbfbxHK5X2mc qyCnLxfLpc5kete5IqY62637Yk3+vN1tmBLmi6Zj6Sc9l/6GrRIe/JWJuBP1xiVfbU7wYXKwhF0n LOIbmcQ8C274g4soYfw3GSzdV0ancz3DeiXuNjpYbqDkdsJmDYvevBLO/pVQsAatm2nWMJUu46gY zhrystn4Vx6L/bZYGsTXyMzpOSHMFQS42L5Er22I6rurcxY2AJgpuHJBnwLYR/jvigvdvo0xxn9X il5oH+G/K1wvtA/50R5fstKcs+xngNpec/LePZOJzNb7pNgDnfIwJ+9gj8BNgbyJvX2USMzJO/iZ fAanUWR+c8PkKTkWTzpKoJDD4Siw2fBzIQelInvHhBmRA1RhTQisflpLAJFF9wf/JewfnqjFAFTa f2t2budpwwqYEoT6hv6+l7r7G3rSoHlYymVq/lyieICjTRt2HpaW55Ord4QY9yt8BFC/CkgA9SuF BFBDfjR/8/iaiIf0L44EFlmWfRWDtEMr85yszB5EKwED1U3E91fD7m3OhXrdRFDIAarXTQSFHJ1K LfN1E8EarG4iWA1VozlGZU2lTIpcN8sg/yWAmNEw4o0ADSPeCNAw4o0A9Rfvbshw4o1gkbXBa2pZ vBEgeIXyq74HlcUbASJrg1O7/G9GRd0DK+2/3A4g3ggKOUB18UZQyNFpEm8EC16hZEKF5aUOwRpG vBGgYcQbARpGvBGgYcQbARpGvBGg/uLdDRlOvBEssjZ4TS2LNwJElgcPKos3AgSvULThoHjDrv/t 4o2gkANUF28EhRydiqD6j1QEixygCsuLN4IFr1CSIWdBclMmNYx4I2Y0jHgjQMOINwI0jHgjQP3F uxsynHgjWGRt8JpaFm8EiCwPHlQWbwSIrA0HxRs2428XbwSFHKC6eCMo5OhUBNXrHIJFDlCF5cUb wYJ86S3eCBC88lIQZUbDiDdiRsOINwI0jHgjQP3FuxsynHgjWGRt8JpaFm8EiCwPHlQWbwSIrA0H xRv2yG8XbwSFHKC6eCMo5OhUBNWLN4JFDlCF5aUOwRpGvBEgSMze4o0AwSsvAMEuooRpGPFGzGgY 8UaA+ot3N2Q48UawyNrgNbUs3ggQWR48qCzeCBBZG+w5W3NeFH089bghCbDnDIpTDWjgpCFIWGA+ wR98zTPTycS7T4f0BBYzJBAb0gM7xU9S/gxwB7unDQmCRolVIiQc6X6EUzqlRoTpvKWT4Obvs+CL a4CpjYOUen7yxnQPlduFoD3JNg4ZP/XjzrTs7IqT5daaaRCyfV15CxD0oV2ahqC8rccOtn0+5kVo qspvw//b5lT42fS8xcU74/HFp/Hb2Vne4AQm605EG+NFZHqlWpzIj8L700lwEL7qUsN5eXDrqVmj cC4/N//0deXee3Z609wya9jgt7ZnxFt8hjPkrasXwCsu3nUHTdsWuNTloT9vBW/rVeIa0cwPl6kN hWn7g/9bcyGPH5gza56f8ST5yqBtTctd86sJX2v39HgMdbJiaiW1ltvm8RkcIwdPDhkwS1x2xl3a STSvfbrfrnhm+sBa1v+btPUF+tWeJ647EevC7Xee8R7yGrvqT74VP6kP/wMAAP//AwBQSwECLQAU AAYACAAAACEA3fyVN2YBAAAgBQAAEwAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAW0NvbnRlbnRfVHlwZXNdLnht bFBLAQItABQABgAIAAAAIQAekRq38wAAAE4CAAALAAAAAAAAAAAAAAAAAJ8DAABfcmVscy8ucmVs c1BLAQItABQABgAIAAAAIQDWZLNR+gAAADEDAAAcAAAAAAAAAAAAAAAAAMMGAAB3b3JkL19yZWxz L2RvY3VtZW50LnhtbC5yZWxzUEsBAi0AFAAGAAgAAAAhAB2qIAbuAQAAlgQAABEAAAAAAAAAAAAA AAAA/wgAAHdvcmQvZG9jdW1lbnQueG1sUEsBAi0AFAAGAAgAAAAhAJa1reKWBgAAUBsAABUAAAAA AAAAAAAAAAAAHAsAAHdvcmQvdGhlbWUvdGhlbWUxLnhtbFBLAQItABQABgAIAAAAIQCcfTLEqwIA APwFAAARAAAAAAAAAAAAAAAAAOURAAB3b3JkL3NldHRpbmdzLnhtbFBLAQItABQABgAIAAAAIQBv Y1CbiwEAAAcEAAASAAAAAAAAAAAAAAAAAL8UAAB3b3JkL2ZvbnRUYWJsZS54bWxQSwECLQAUAAYA CAAAACEAStiKkrsAAAAEAQAAFAAAAAAAAAAAAAAAAAB6FgAAd29yZC93ZWJTZXR0aW5ncy54bWxQ SwECLQAUAAYACAAAACEAmzhgjHEBAADCAgAAEAAAAAAAAAAAAAAAAABnFwAAZG9jUHJvcHMvYXBw LnhtbFBLAQItABQABgAIAAAAIQCi5BoRRwEAAHUCAAARAAAAAAAAAAAAAAAAAA4aAABkb2NQcm9w cy9jb3JlLnhtbFBLAQItABQABgAIAAAAIQAtM44UGQcAAPg5AAAPAAAAAAAAAAAAAAAAAIwcAAB3 b3JkL3N0eWxlcy54bWxQSwUGAAAAAAsACwDBAgAA0iMAAAAA --0015175cfa3e7ac2f80481478bea--
--0015175cfa3e7ac2f80481478bea Content-Type: application/vnd.openxmlformats-officedocument.wordprocessingml.document; name="haloha.docx" Content-Disposition: attachment; filename="haloha.docx" Content-Transfer-Encoding: base64 X-Attachment-Id: f_g6j4oxm61 UEsDBBQABgAIAAAAIQDd/JU3ZgEAACAFAAATAAgCW0NvbnRlbnRfVHlwZXNdLnhtbCCiBAIooAAC AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAC0 VMtuwjAQvFfqP0S+Vomhh6qqCBz6OLZIpR9g7A1Y9Uv28vr7bgJEVQtBKuUSKVnvzOzsxIPR2pps CTFp70rWL3osAye90m5Wso/JS37PsoTCKWG8g5JtILHR8PpqMNkESBl1u1SyOWJ44DzJOViRCh/A UaXy0Qqk1zjjQchPMQN+2+vdcekdgsMcaww2HDxBJRYGs+c1fd4qiWASyx63B2uukokQjJYCSSlf OvWDJd8xFNTZnElzHdINyWD8IENdOU6w63sja6JWkI1FxFdhSQZf+ai48nJhaYaiG+aATl9VWkLb X6OF6CWkRJ5bU7QVK7Tb6z+qI+HGQPp/FVvcLnrSOY4+JE57OZsf6s0rUDlZESCihnZ1x0cHRLLs EsPvkLvGb1KAlHfgzbN/tgcNzEnKin6JiZgaOJvvV/Ja6JMiVjB9v5j738C7hLT5kz7+wYz9dVF3 H0gdb+634RcAAAD//wMAUEsDBBQABgAIAAAAIQAekRq38wAAAE4CAAALAAgCX3JlbHMvLnJlbHMg ogQCKKAAAgAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA AAAAAAAAjJLbSgNBDIbvBd9hyH032woi0tneSKF3IusDhJnsAXcOzKTavr2jILpQ217m9OfLT9ab g5vUO6c8Bq9hWdWg2JtgR99reG23iwdQWchbmoJnDUfOsGlub9YvPJGUoTyMMaui4rOGQSQ+ImYz sKNchci+VLqQHEkJU4+RzBv1jKu6vsf0VwOamabaWQ1pZ+9AtcdYNl/WDl03Gn4KZu/Yy4kVyAdh b9kuYipsScZyjWop9SwabDDPJZ2RYqwKNuBpotX1RP9fi46FLAmhCYnP83x1nANaXg902aJ5x687 HyFZLBZ9e/tDg7MvaD4BAAD//wMAUEsDBBQABgAIAAAAIQDWZLNR+gAAADEDAAAcAAgBd29yZC9f cmVscy9kb2N1bWVudC54bWwucmVscyCiBAEooAABAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA AKySzWrDMBCE74W+g9h7LTv9oYTIuZRArq37AIq9/qGyJLSbtn77CkNShwb34otgRmjmk7Sb7Xdv xCcG6pxVkCUpCLSlqzrbKHgvdnfPIIi1rbRxFhUMSLDNb282r2g0x0PUdp5ETLGkoGX2aympbLHX lDiPNu7ULvSaowyN9Lr80A3KVZo+yTDNgPwiU+wrBWFf3YMoBh+b/892dd2V+OLKY4+Wr1TILzy8 IXO8HMVYHRpkBRMzibQgr4OslgShPxQnZw4hWxSBBxM/8/wMNOq5+scl6zmOCP62j1KOazbH8LAk Q+0sF/pgJhxn6wQhLwY9/wEAAP//AwBQSwMEFAAGAAgAAAAhAB2qIAbuAQAAlgQAABEAAAB3b3Jk L2RvY3VtZW50LnhtbJxUwW7bMAy9D9g/GLonduYizYw4Bdqg22VAsXYfoEiyrU0SBUmJl339KNvK snYrsl1kk/R7fBRJr2++a5UdhPMSTE0W84JkwjDg0rQ1+fJ0P1uRzAdqOFVgRE2OwpObzds3677i wPZamJAhhfHVAaNdCLbKc886oamfgxUGgw04TQOars01dd/2dsZAWxrkTioZjvm7oliSiQZqsnem mihmWjIHHpoQIRU0jWRieiSEuyTviNxOkoeMuRMKNYDxnbQ+sen/ZcMSu0RyeK2Ig1bpu95eko07 2mM/tBpl9+C4dcCE9+jdjsET46J4Lfd0gZHihLhEwu85kxJNpTnRxOl41v9T8+bYvHzMnUeqX4Xg XWxwlnbAj/Fps77CWeSfa1IU97fFanlHkmsrGrpXIUbKu7K8vh2QLsLC5iPOZ9alY51HXzwxjKd9 wT0x/J07/3dIRExynoTPOFDTZvQrzaQ3R/pHTV6w8OCSirPSJtcjxs+uYtDUPv7AaI/bungf96av OnxfrsoVGUW3n2ikDIDTtbi6wpVGXbLtkCmZOwgBcNSTrURzFu0E5QLX6rrA7e+rBiCcme0+DGYx pmOgPH7kLWU4AREyqMC/wwcnOUaUNOJBBoYqy+UAwo6MhQ/NGXuPvvRD2fwEAAD//wMAUEsDBBQA BgAIAAAAIQCWta3ilgYAAFAbAAAVAAAAd29yZC90aGVtZS90aGVtZTEueG1s7FlPb9s2FL8P2Hcg dG9jJ3YaB3WK2LGbLU0bxG6HHmmJlthQokDSSX0b2uOAAcO6YYcV2G2HYVuBFtil+zTZOmwd0K+w R1KSxVhekjbYiq0+JBL54/v/Hh+pq9fuxwwdEiEpT9pe/XLNQyTxeUCTsO3dHvYvrXlIKpwEmPGE tL0pkd61jfffu4rXVURigmB9Itdx24uUSteXlqQPw1he5ilJYG7MRYwVvIpwKRD4COjGbGm5Vltd ijFNPJTgGMjeGo+pT9BQk/Q2cuI9Bq+JknrAZ2KgSRNnhcEGB3WNkFPZZQIdYtb2gE/Aj4bkvvIQ w1LBRNurmZ+3tHF1Ca9ni5hasLa0rm9+2bpsQXCwbHiKcFQwrfcbrStbBX0DYGoe1+v1ur16Qc8A sO+DplaWMs1Gf63eyWmWQPZxnna31qw1XHyJ/sqczK1Op9NsZbJYogZkHxtz+LXaamNz2cEbkMU3 5/CNzma3u+rgDcjiV+fw/Sut1YaLN6CI0eRgDq0d2u9n1AvImLPtSvgawNdqGXyGgmgookuzGPNE LYq1GN/jog8ADWRY0QSpaUrG2Ico7uJ4JCjWDPA6waUZO+TLuSHNC0lf0FS1vQ9TDBkxo/fq+fev nj9Fxw+eHT/46fjhw+MHP1pCzqptnITlVS+//ezPxx+jP55+8/LRF9V4Wcb/+sMnv/z8eTUQ0mcm zosvn/z27MmLrz79/btHFfBNgUdl+JDGRKKb5Ajt8xgUM1ZxJScjcb4VwwjT8orNJJQ4wZpLBf2e ihz0zSlmmXccOTrEteAdAeWjCnh9cs8ReBCJiaIVnHei2AHucs46XFRaYUfzKpl5OEnCauZiUsbt Y3xYxbuLE8e/vUkKdTMPS0fxbkQcMfcYThQOSUIU0nP8gJAK7e5S6th1l/qCSz5W6C5FHUwrTTKk IyeaZou2aQx+mVbpDP52bLN7B3U4q9J6ixy6SMgKzCqEHxLmmPE6nigcV5Ec4piVDX4Dq6hKyMFU +GVcTyrwdEgYR72ASFm15pYAfUtO38FQsSrdvsumsYsUih5U0byBOS8jt/hBN8JxWoUd0CQqYz+Q BxCiGO1xVQXf5W6G6HfwA04WuvsOJY67T68Gt2noiDQLED0zEdqXUKqdChzT5O/KMaNQj20MXFw5 hgL44uvHFZH1thbiTdiTqjJh+0T5XYQ7WXS7XAT07a+5W3iS7BEI8/mN513JfVdyvf98yV2Uz2ct tLPaCmVX9w22KTYtcrywQx5TxgZqysgNaZpkCftE0IdBvc6cDklxYkojeMzquoMLBTZrkODqI6qi QYRTaLDrniYSyox0KFHKJRzszHAlbY2HJl3ZY2FTHxhsPZBY7fLADq/o4fxcUJAxu01oDp85oxVN 4KzMVq5kREHt12FW10KdmVvdiGZKncOtUBl8OK8aDBbWhAYEQdsCVl6F87lmDQcTzEig7W733twt xgsX6SIZ4YBkPtJ6z/uobpyUx4q5CYDYqfCRPuSdYrUSt5Ym+wbczuKkMrvGAna5997ES3kEz7yk 8/ZEOrKknJwsQUdtr9VcbnrIx2nbG8OZFh7jFLwudc+HWQgXQ74SNuxPTWaT5TNvtnLF3CSowzWF tfucwk4dSIVUW1hGNjTMVBYCLNGcrPzLTTDrRSlgI/01pFhZg2D416QAO7quJeMx8VXZ2aURbTv7 mpVSPlFEDKLgCI3YROxjcL8OVdAnoBKuJkxF0C9wj6atbabc4pwlXfn2yuDsOGZphLNyq1M0z2QL N3lcyGDeSuKBbpWyG+XOr4pJ+QtSpRzG/zNV9H4CNwUrgfaAD9e4AiOdr22PCxVxqEJpRP2+gMbB 1A6IFriLhWkIKrhMNv8FOdT/bc5ZGiat4cCn9mmIBIX9SEWCkD0oSyb6TiFWz/YuS5JlhExElcSV qRV7RA4JG+oauKr3dg9FEOqmmmRlwOBOxp/7nmXQKNRNTjnfnBpS7L02B/7pzscmMyjl1mHT0OT2 L0Ss2FXterM833vLiuiJWZvVyLMCmJW2glaW9q8pwjm3Wlux5jRebubCgRfnNYbBoiFK4b4H6T+w /1HhM/tlQm+oQ74PtRXBhwZNDMIGovqSbTyQLpB2cASNkx20waRJWdNmrZO2Wr5ZX3CnW/A9YWwt 2Vn8fU5jF82Zy87JxYs0dmZhx9Z2bKGpwbMnUxSGxvlBxjjGfNIqf3Xio3vg6C24358wJU0wwTcl gaH1HJg8gOS3HM3Sjb8AAAD//wMAUEsDBBQABgAIAAAAIQCcfTLEqwIAAPwFAAARAAAAd29yZC9z ZXR0aW5ncy54bWycVNtO3DAQfa/Uf4jy3CXZCwtKCUgs2pZqaauGfoATOxsL22PZzobt13ecxATa CqE+xT7nzPF4xpOLq0cpogMzloPK4/lJGkdMVUC52ufxz/vt7DyOrCOKEgGK5fGR2fjq8v27iy6z zDmU2QgtlM0gj1ujMls1TBI7k7wyYKF2swpkBnXNKzZ+4jHC5HHjnM6SZAw6Ac0UutVgJHH2BMw+ GSJvoGolUy5ZpOk6MUwQhwnbhmsb3OT/uuFRTTA5vHaJgxRB183T15TjdTsw9CniLen5AG2gYtZi ZaUYrisJV8HGirf4DPXc8dIQc3xmcolt+wUgoy7TzFRYUOx5msaJJyirSSvcPSkLBxolB4KHnS1G umqIIZVjptCkwuw2oJwBEXQUvoLbgNQGkx8MsfGauN4b3xe1/hC/+AHgQliaLjfL5dn1EOHZtzDb 6/R8vfExyWCJ3jLzjfxuwmqL+UVyuMSGyNJwEt35VmOUzErzcM1V4EuGT449Z4q2DORsNhBWEiG2 WINAYJcHhnKrb1jdG4s7YvaTc188mZl/oljxL09uvhvMfDLQ6sG1M0TfKopwOHC+Wo1+XLkdlwG3 bVmEKIUdf0a1in47GG+YTAXqModDynyFdkTtQ8U5nd3eeGmXVcIUfpDZHdEam42Scj/PY8H3jZvH uHW4o8Q89Jtyvxi5Rc/hznP9hlT+ZqgeF14wLFE1LiZsGbDlhK0Ctpqw04CdTtg6YGuPNUd84oKr BxyYsPR4DUJAx+jnAObxX9BQBNsQzbCvfirwgUHWA+OY2OiQsUecH0a5w3+k5lSSxzxepKd9j0a1 IEdo3Qutd/Ji/QKNKHEEp7Fv1Yvg/pH/kYuf1orjgyyOspyG8MOQuODWFUzjvDoweOV+kD/2ztNv +/I3AAAA//8DAFBLAwQUAAYACAAAACEAb2NQm4sBAAAHBAAAEgAAAHdvcmQvZm9udFRhYmxlLnht bKSS326CMBTG75fsHUjvJwX/TI1onNPLXSzuAY5YpAltSU+V+fY7UORiZolkkDThO+3H6e98i9W3 KoKLsCiNTlg04CwQOjVHqU8J+9rvXqYsQAf6CIXRImFXgWy1fH5aVPPMaIcBndc4twnLnSvnYYhp LhTgwJRCUy0zVoGjT3sKTZbJVLyb9KyEdmHM+SS0ogBH/8Zclshat+oRt8rYY2lNKhCpWVV4PwVS s2XbXVDNNSjqegOFPFjZFErQBkVEtQsUCeMx3/ExrfU74sN6ZWHtkOZgUbhuI/dyBkoW15uKlUT0 hVK6NL/pF7ASDoXwJZQnKpzxwBO2jTjn8W7HvBIlbETCetMpMTXln1m7Z9gpNB5qrPFptkSzxocU 8mlPNX2Gfj53JPZSCQw+RBV8GgUe1T2RmE+IxJh41GSGvYjYxrch+CgRajxed/enm2xIeZ2Oovb+ vYh4n8eJbEBRNOCPbNQEPImaSL9s9CexrkcYb39lg/PR2x2JJgmUqP9kow0JLn8AAAD//wMAUEsD BBQABgAIAAAAIQBK2IqSuwAAAAQBAAAUAAAAd29yZC93ZWJTZXR0aW5ncy54bWyMzsFqwzAMxvF7 Ye8QdF+d9TBKSFIooy/Q9QFcR2kMsWQkbd729DVsl916FJ/48e8PX2ltPlE0Mg3wsm2hQQo8RboN cHk/Pe+hUfM0+ZUJB/hGhcP4tOlLV/B6RrP6qU1VSDsZYDHLnXMaFkxet5yR6jazJG/1lJvjeY4B 3zh8JCRzu7Z9dYKrt1qgS8wKf1p5RCssUxYOqFpD0vrrJR8JxtrI2WKKP3hiOQoXRXFj7/61j3cA AAD//wMAUEsDBBQABgAIAAAAIQCbOGCMcQEAAMICAAAQAAgBZG9jUHJvcHMvYXBwLnhtbCCiBAEo oAABAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAJxSTW/CMAy9T9p/qHqHFNCmaTJBE2jaYR9I dOMcpW4bLU2iJCD493MplE67LSf72X55fgksDo1O9uiDsmaeTsZZmqCRtlCmmqef+fPoIU1CFKYQ 2hqcp0cM6YLf3sDaW4c+KgwJUZgwT+sY3SNjQdbYiDCmsqFKaX0jIqW+YrYslcSVlbsGTWTTLLtn eIhoCixGridMO8bHffwvaWFlqy985UdHgjnk2DgtIvL3Vo4G1gOQ2yh0rhrkE4L7BNaiwtBiXQBb 64vA74B1ASxr4YWMZB2fUdcghSfntJIikqf8TUlvgy1j8nHaPmnHgQ1bgBzZoNx5FY88AzZM4VWZ TkYXkCwvKi9cfdbWZ7CRQuOS1ual0AGBXQFY2sYJc+Sk8xIR33f4dLldtb6cR36Dgx23KtYbJyRp mZEH120HBdiQJViQ/AvdFYAXegmv2ztp1lRYXHr+Flr/vrovySfTcUbnZNgFoyfp/wr/AQAA//8D AFBLAwQUAAYACAAAACEAouQaEUcBAAB1AgAAEQAIAWRvY1Byb3BzL2NvcmUueG1sIKIEASigAAEA AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAjJJNT8MwDIbvSPyHKvc26SbBVLWdBGgnJiExBOIW Jd4W0Xwoydbt35O0XekEB462Xz9+7aRcnmSTHME6oVWF8oygBBTTXKhdhd42q3SBEuep4rTRCip0 BoeW9e1NyUzBtIUXqw1YL8AlgaRcwUyF9t6bAmPH9iCpy4JCheJWW0l9CO0OG8q+6A7wjJA7LMFT Tj3FEZiakYgGJGcj0hxs0wE4w9CABOUdzrMc/2g9WOn+bOgqE6UU/mzCToPdKZuzvjiqT06MwrZt s3be2Qj+c/yxfn7tVk2FirdigOqSs4JZoF7b+uDAlniSiMdrqPPrcOetAP5wHjS/81Fq4Sji+9R5 iadhmNGt1A8CngSTRb/SpfI+f3zarFA9IzlJyTwli01Oitl9QchntHTVH033CTkY+z9xcU28AOrO 8fVHqb8BAAD//wMAUEsDBBQABgAIAAAAIQAtM44UGQcAAPg5AAAPAAAAd29yZC9zdHlsZXMueG1s tJvfU9s4EMffb+b+B4/faULSJi3TtEOhXJmhPdrA3LNiK0RTx8pZSoH7609a2cLYsb2L3afiH9rP Srv6rqHa9x8ftknwi2dKyHQRHr8ahwFPIxmL9G4R3t5cHL0NA6VZGrNEpnwRPnIVfvzw5x/v70+U fky4CoyBVJ1ki3Cj9e5kNFLRhm+ZeiV3PDXP1jLbMm0us7uRXK9FxM9ltN/yVI8m4/FslPGEaQNX G7FTYW7tHmPtXmbxLpMRV8p4u02cvS0TafjBuBfL6Jyv2T7Ryl5m11l+mV/BPxcy1Sq4P2EqEuLG OG6muBWpzL6cpkqE5glnSp8qwQ4+3Ni3Dj6JlC5Z+yRiEY4sUf1nbP5iySKcTIo7Z9aDZ/cSlt4V 90R8dHle9mQR8vTodmlvrYzdRciyo+WpNTaCaRb/lqa7ezZ5cwWu7FhkFs6YYWvNTQBNPKzRRNhA T+az4uLHPjE32F7LHAIGDKxs1lxWVtzE1UR56bLEPOXrKxn95PFSmweLEFjm5u3ldSZkJvTjInz3 zjLNzSXfii8ijrlNyvzebboRMf9nw9NbxeOn+98vIMVyi5Hcp9q4P5tDFiQq/vwQ8Z1NMWM6ZTbC 3+yAxJpVJQ44tBdP3rgbFSrc/LdAHrsYHqRsOLPbKAD/W0Ew631v0MTOqDwBsEvyddrfxOv+Jt70 NwHJ228t5v29MOLZNyIuN0pZiQ+qlpFLvvI6TN+1pKwdUcuizhG1pOkcUcuRzhG1lOgcUcuAzhG1 gHeOqMW3c0QtnK0jIgbCVc2iKawGamPfCJ1wO75VgI57Sl1eaoJrlrG7jO02gS2sVbfbxHK5X2mc qyCnLxfLpc5kete5IqY62637Yk3+vN1tmBLmi6Zj6Sc9l/6GrRIe/JWJuBP1xiVfbU7wYXKwhF0n LOIbmcQ8C274g4soYfw3GSzdV0ancz3DeiXuNjpYbqDkdsJmDYvevBLO/pVQsAatm2nWMJUu46gY zhrystn4Vx6L/bZYGsTXyMzpOSHMFQS42L5Er22I6rurcxY2AJgpuHJBnwLYR/jvigvdvo0xxn9X il5oH+G/K1wvtA/50R5fstKcs+xngNpec/LePZOJzNb7pNgDnfIwJ+9gj8BNgbyJvX2USMzJO/iZ fAanUWR+c8PkKTkWTzpKoJDD4Siw2fBzIQelInvHhBmRA1RhTQisflpLAJFF9wf/JewfnqjFAFTa f2t2budpwwqYEoT6hv6+l7r7G3rSoHlYymVq/lyieICjTRt2HpaW55Ord4QY9yt8BFC/CkgA9SuF BFBDfjR/8/iaiIf0L44EFlmWfRWDtEMr85yszB5EKwED1U3E91fD7m3OhXrdRFDIAarXTQSFHJ1K LfN1E8EarG4iWA1VozlGZU2lTIpcN8sg/yWAmNEw4o0ADSPeCNAw4o0A9Rfvbshw4o1gkbXBa2pZ vBEgeIXyq74HlcUbASJrg1O7/G9GRd0DK+2/3A4g3ggKOUB18UZQyNFpEm8EC16hZEKF5aUOwRpG vBGgYcQbARpGvBGgYcQbARpGvBGg/uLdDRlOvBEssjZ4TS2LNwJElgcPKos3AgSvULThoHjDrv/t 4o2gkANUF28EhRydiqD6j1QEixygCsuLN4IFr1CSIWdBclMmNYx4I2Y0jHgjQMOINwI0jHgjQP3F uxsynHgjWGRt8JpaFm8EiCwPHlQWbwSIrA0HxRs2428XbwSFHKC6eCMo5OhUBNXrHIJFDlCF5cUb wYJ86S3eCBC88lIQZUbDiDdiRsOINwI0jHgjQP3FuxsynHgjWGRt8JpaFm8EiCwPHlQWbwSIrA0H xRv2yG8XbwSFHKC6eCMo5OhUBNWLN4JFDlCF5aUOwRpGvBEgSMze4o0AwSsvAMEuooRpGPFGzGgY 8UaA+ot3N2Q48UawyNrgNbUs3ggQWR48qCzeCBBZG+w5W3NeFH089bghCbDnDIpTDWjgpCFIWGA+ wR98zTPTycS7T4f0BBYzJBAb0gM7xU9S/gxwB7unDQmCRolVIiQc6X6EUzqlRoTpvKWT4Obvs+CL a4CpjYOUen7yxnQPlduFoD3JNg4ZP/XjzrTs7IqT5daaaRCyfV15CxD0oV2ahqC8rccOtn0+5kVo qspvw//b5lT42fS8xcU74/HFp/Hb2Vne4AQm605EG+NFZHqlWpzIj8L700lwEL7qUsN5eXDrqVmj cC4/N//0deXee3Z609wya9jgt7ZnxFt8hjPkrasXwCsu3nUHTdsWuNTloT9vBW/rVeIa0cwPl6kN hWn7g/9bcyGPH5gza56f8ST5yqBtTctd86sJX2v39HgMdbJiaiW1ltvm8RkcIwdPDhkwS1x2xl3a STSvfbrfrnhm+sBa1v+btPUF+tWeJ647EevC7Xee8R7yGrvqT74VP6kP/wMAAP//AwBQSwECLQAU AAYACAAAACEA3fyVN2YBAAAgBQAAEwAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAW0NvbnRlbnRfVHlwZXNdLnht bFBLAQItABQABgAIAAAAIQAekRq38wAAAE4CAAALAAAAAAAAAAAAAAAAAJ8DAABfcmVscy8ucmVs c1BLAQItABQABgAIAAAAIQDWZLNR+gAAADEDAAAcAAAAAAAAAAAAAAAAAMMGAAB3b3JkL19yZWxz L2RvY3VtZW50LnhtbC5yZWxzUEsBAi0AFAAGAAgAAAAhAB2qIAbuAQAAlgQAABEAAAAAAAAAAAAA AAAA/wgAAHdvcmQvZG9jdW1lbnQueG1sUEsBAi0AFAAGAAgAAAAhAJa1reKWBgAAUBsAABUAAAAA AAAAAAAAAAAAHAsAAHdvcmQvdGhlbWUvdGhlbWUxLnhtbFBLAQItABQABgAIAAAAIQCcfTLEqwIA APwFAAARAAAAAAAAAAAAAAAAAOURAAB3b3JkL3NldHRpbmdzLnhtbFBLAQItABQABgAIAAAAIQBv Y1CbiwEAAAcEAAASAAAAAAAAAAAAAAAAAL8UAAB3b3JkL2ZvbnRUYWJsZS54bWxQSwECLQAUAAYA CAAAACEAStiKkrsAAAAEAQAAFAAAAAAAAAAAAAAAAAB6FgAAd29yZC93ZWJTZXR0aW5ncy54bWxQ SwECLQAUAAYACAAAACEAmzhgjHEBAADCAgAAEAAAAAAAAAAAAAAAAABnFwAAZG9jUHJvcHMvYXBw LnhtbFBLAQItABQABgAIAAAAIQCi5BoRRwEAAHUCAAARAAAAAAAAAAAAAAAAAA4aAABkb2NQcm9w cy9jb3JlLnhtbFBLAQItABQABgAIAAAAIQAtM44UGQcAAPg5AAAPAAAAAAAAAAAAAAAAAIwcAAB3 b3JkL3N0eWxlcy54bWxQSwUGAAAAAAsACwDBAgAA0iMAAAAA
Bila diperhatikan anatomi surel di atas, terdapat semacam jenis tag kalau di html. Di sini pemisah menggunakan string panjang , seperti contoh diawali dengan –0015175cfa3e7ac2f10481478be8 , dan diakhiri dengan –0015175cfa3e7ac2f10481478be8–
Metode/ format yang digunakan untuk mengkode pesan pada lampiran adalah base 64. Metode ini hanya dapat menangani data sampai 7-bit, sehingga untuk meng-encode data, sekelompok data yang berisi tiga bytes akan diubah menjadi empat dengan 6-bit. Tiap 6-bit akan diganti dengan karakter US-ASCII yang bersesuaian dengan alfabet 64.
Penggunaan algoritma encode base 64 pada metode ini menyebabkan pesan/lampiran tidak dapat dibaca tanpa di-decode terlebih dahulu, namun ukuran pesan akan lebih besar sampai sekitar 33 persen.
Cukup sekian,sampai jumpa di tugas berikutnya

by Wijoyo Batara Frans Simanjuntak (noreply@blogger.com) at March 08, 2010 10:50 AM
Bila kubuka mataku
Dan lihat wajah Mu
Kuterkagum
Bila kulihat hidupku
Dan karya tangan Mu
Kutersanjung
Kar’na semua yang baik
Dalam hidupku
Itulah karya Mu
Kau b’ri k’sempatan yang baru
Reff :
Dan kuingin mengenal Mu Tuhan
Lebih dalam dari s’mua yang kukenal
Tiada kasih yang melebihi Mu
Ku ada untuk menjadi penyembah Mu
by ghifar at March 08, 2010 12:32 AM

by Brahmasta at March 07, 2010 06:03 PM

Writing is hard. I mean it, seriously. But I always enjoy it.
The biggest problem is the spirit, which mostly come from the people around you (or maybe around you ‘virtually’). If they blog, maybe I can give myself a time to blog too. If they don’t, I believe they will not spend their time for blogwalking like in the good old days. So, who will read my post?
That is what happened in the blogosphere. We still can found blogs everywhere, but only some of them are updated regularly. The others are not.
Some days ago I checked my RSS links and found that most blogs that I’ve subscribed was already dead. Some of them were not updated for even more than a year! In the other hand, there were some blogs that are still existed. In the other hand, I found many blogs have been starting to raise, which has different approaches. Now, blogs are less personal. Most of them now managed by a group of people or a company, for a specific topic.
But, since this blog is still alive, why don’t I give you my status updates? Why I look like a ‘busy’ man these days? Below are the things that I remember.
Work. I kept blaming work for all of the other things that I not pay attention for. But now the good thing is, it started to be more enjoyable. I don’t know why. Is it because I already passed the ‘acceptance’ phase? No. It is just because now I already know my destination. When you know your destination, it’s becoming easier to chase it, right?
English Course. It has been a year and a half. I don’t know if my English is already transformed into a better one – I bet it’s still bad. But anyway, Wall Street Institute is a very good environment to study. I recommend it. If you decide to take it, spend as much as your time to train your English there. The environment is great. Full English, highly competent teacher, supportive personal tutor, and flexible schedule. What else do you want?
Personal MBA. I am a huge fan of Personal MBA. That’s why when Josh Kaufman (the author) released Personal MBA Business Crash Course, it didn’t take much time for me to decide registering myself on it. So far, the course has been giving me a lot of new perspectives in business basics and human minds. It is simple and essential. Keep rockin’ Josh!
Android. Yes I am using a phone with this platform again. After a disappointment with G1 and later on Blackberry Bold, I decided to buy Nexus One. I love this phone! it gives me a lot of fun in using it and exploring it.
Last but not least, Her. Spending quality time with her. Watching movies, shopping, and exploring new restaurants are the list of activities we often have during the weekends. Sometimes we just travel to Bandung or Bogor to get away from Jakarta. It’s great when you have someone that you can share your life of, isn’t it?
That’s my status updates for today. Hopefully will be a first step to other articles next time. Have a nice day everyone!
* Picture is taken from here.
by Budi Satrio at March 07, 2010 04:28 AM
Okay, this post should be very big spoiler of Shutter Island, don’t read this if you don’t want to be spoiled.
There’s big theme about protagonist’s psychology issue (or you could say, insanity) in Shutter Island, thus, as a Japan RPG maniac
, I want to compare it with Cloud Strife’s.
Start with Teddy Daniels, he’s smart, intelligent US Marshall who couldn’t admit that he’s the one who killed his wife. He’s very depressed of this and started to be violent, so he was sent to Shutter Island to recover his insanity. He then associated himself in a story about Nazi’s conspiracy and missing person in there. However, in the end he admit that he’s insane and question his doctor which is good? To become sane knowing that he’s a monster, or stay insane as a good man.
While Cloud Strife from FF 7, he’s just a small soldiers who couldn’t fulfilled his dream to be like Sephiroth. He starts to be insane when he saw his team, along with Sephiroth, burning his hometown in Nibelheim. After those incident, he’s captured by Hojo and became guinea pig for experiment with Mako. He then escape from Hojo with Zack’s help, however this lead to Zack’s death. Disturbed by dark past and unfulfilled dream, Cloud, then associated himself with Zack. After some years, he accept the reality that he’s not Zack with the help of his friends.
Both character suffered psychology issue from disturbing past, then both receive medication (Ted was given pills, aspirins, cigarettes, while Cloud become guinea pig of Mako test). But the medication made characters to be more insane. The only ‘event’ that made both characters sane is when they regain his past.
IMO, I love psychology issue in Shutter Island better than in FF 7, because Shutter Island is open interpretation movie, which lead us to believe whether the protagonist is insane or not.

by Ivan (luftwaffe1987@gmail.com) at March 05, 2010 08:31 AM
by Narenda Wicaksono at March 04, 2010 09:09 PM
Seperti yang telah diumumkan sebelumnya pada tahun 2008, masa dukungan untuk Windows XP Service Pack 2 (SP2) dan Windows 2000 akan berakhir pada tanggal 13 Juli 2010, sedangkan untuk Windows Vista Release to Manufacturing (RTM) akan berakhir pada 13 April 2010.
Untuk memastikan PC Windows Vista Anda tetap aman dan up-to-date, pastikan versi yang dijalankan telah diupgrade ke Windows Vista Service Pack 1 (SP1) atau SP2. Jika Anda menjalankan Windows XP, keamanan akan lebih terjaga dengan upgrade servis layanan ke Windows XP Service Pack 3 (SP3) atau bermigrasi ke Windows 7. Jika Anda menjalankan Windows 2000, kami sarankan Anda untuk melakukan migrasi total ke Windows 7 karena tidak ada dukungan tambahan atau penawaran update bagi OS Windows 2000.
Untuk informasi lebih lengkap, kunjungi halaman End of Support Center.
Semoga bermanfaat,
Narenda Wicaksono
Technical Advisor
by Djafar at March 04, 2010 07:50 PM
gw terdiam sendiri.
ternyata semuanya menjadi sesulit ini.
gw hanya ingin berkelana. tidak menyakiti dan tidak pula memiliki.
sampai saat nanti gw berhenti. bersandar dan mengayomi.
ada yang bilang gw bajingan.
ada juga yang bilang kalo gw sembarangan.
tapi gw ngga peduli.
ini hidup gw, dulu.. sekarang.. dan juga nanti.
sedari awal gw sudah coba katakan.
ini gw. bukan orang yang bisa disandarkan.
ah, hati memang tak bisa diberi kesempatan.
mungkin memang salah gw bertingkah keterlaluan.
berhenti. berhenti disini dan saat ini.
gw pun begitu. karena tak ingin menyayat-nyayat lagi.
bukan salah siapa-siapa. dan gw pun mengerti.
temukan yang terbaik. bersama dan untuk diri sendiri.

by ronald at March 04, 2010 05:04 PM
by ronald at March 04, 2010 04:46 PM
by Ali Akbar at March 04, 2010 10:16 AM
Hari senin yang lalu, sore hari, charger laptopku mati. Hari selasa, aku minta tolong teman kantorku untuk membawanya ke tempat perbaikan. Sementara itu, aku pinjam laptop dari kantor. Ternyata, chargernya tidak bisa diperbaiki. Akhirnya aku pesan dari TokoBaterai.com. 154 rb. Murah juga, di Jaya Plaza ada yang menawarkannya 300 rb.
Akhirnya hari ini datang juga chargernya. Seperti janjinya, 1 hari sampai
. Kembalikan laptop pinjaman, kembali ke habitat…

by ndrewh at February 27, 2010 11:11 PM
Hari senin lalu, tanggal 22 februari, chia (my niece) dibawa ke medan untuk akhirnya menetap dengan bundanya. Hari jumat lalu, tanggal 26 februari, gw pergi ke medan untuk makan duren ampe mabok menjenguk chia dan lagipula gw belom pernah ke medan, jadi mungkin ini kesempatan yang tepat.
Nyampe medan, yang pertama kali gw rasakan adalah: PANAS. Ahahaa.. Tapi, panasnya masih mending daripada panas jakarta. Atau mungkin itu karena kalo siang2 banget itu gw di kamar hotel atau di dalem mobil.. Jadi, ga kerasa panasnya segimana sebenernya di luar itu.
Kedua, mungkin karena udah lama ga ke sumatra (trakhir kayanya nikahan kaka gw, which was in Palembang in 2008), gw mengalami culture shock. Eh, then again, mungkin meskipun gw baru kemarin dari padang, gw bakal tetep culture shock. Kenapa? Karena banyak banget kebiasaan yang ngebuat gw tercengang di sini. Hmm, gw harap ga ada yang nganggep gw rasis, sukuis or whatevs, saya hanya bercerita.
Hal-hal yang bikin gw shock salah satunya adalah: the way they drive. Menyeramkan. No wonder ada ekspresi “supir medan”, because yes they drive like they learn it from the video games. Like it’s okay to bump here and there a little, as if there were a pause button in real life. Udah gitu pas banget gw dapet supir medan banget. Setiap dia nyetir, yang di dalem mobil rasanya mau ngebantu ngerem-in si mobil. Pernah ga sih ngerasa gitu? Disetirin seseorang, he drives so bad sampe2 lo menendang2 pijakan lo, seolah2 lo ngebantuin ngerem.. Well, I definitely felt that way with this driver.
Terus, orang medan itu emosinya begitu banget deh atau ini cuman sopir gw doang ya? Dikit2 tuh kayanya mau brantem aja. Terus kmaren papa pas di erpot ternyata duduk sebelahan sama dua orang medan yang hampir brantem gitu, whatever their problem was. Di sini pun kayanya ga jarang ngeliat orang2 berenti di pinggir jalan, kaya lagi mau brantem gitu.. Teringat di palembang sih, where it’s common to hear someone being stabbed.. ahahaaa,.
Mostly itu sih yang membuat culture shock, the way people drive here dan their hot-headed habit. Sbenernya gw sebel banget tuh ama supir gw, cuman gw ga mau ngomongin kejelekan orang ah, ntar malah terdengar makin SARA.
Yang membuat gw sdikit bingung adalah gw tidak bertemu dengan orang2 sperti ka tasya atau firman atau mel (mel dari medan kan ya?
) di sini. Bahkan anak2 sekolahnya pun rada2 ngasal: pernah waktu itu, ada segerombolan cewe2 pulang skolah gitu, nyeberang ga liat kanan kiri. “-__-.. Bikin emosi aja. Mungkin karena gw bentar doang di medan kali ya, jadi yang gw tangkep is only the obvious.
Yah, begitulah rangkuman apa yang gw rasakan di medan. The food is great though. Banyak tempat2 makan yang kayanya seru buat dijelajahi, apalagi durennya. Bedeuuuhh!! Manstaaappp. Di jawa durennya kaga begini, di sini durennya bikin mabok, like literally. Ahahaaa..
Sekian postingan ini, saya harap tidak menyinggung siapa2 ya. Dan kalo ada yang tersinggung, saya minta maaf. Hehee..

by Rani (rrrunni@yahoo.com) at February 27, 2010 02:29 PM
by Inay at February 26, 2010 03:34 PM
Allah Engkau dekat
Penuh kasih sayang
Takkan pernah Engkau
Biarkan hamba Mu menangis
Karna kemurahan Mu
Karna kasih sayang Mu
Hanya bila diri Mu
Ingin nyatakan cinta
Pada jiwa jiwa yang rela
Dia kekasih Mu
Kau yang selalu terjaga
Yang memberi segala
Allah Rohman Allah Rohim
Allahu Ya Ghofar Ya Nurul Qolbi
Allah Rohman Allah Rohim
Allahu Ya Ghofar Ya Nurul Qolbi
Di setiap nafas di segala waktu
Semua bersujud memuji memuja asthma Mu
Kau yang selalu terjaga
Yang memberi segala
Setiap makhluk bergantung pada Mu
Dan bersujud semesta untuk Mu
Setiap wajah mendamba cinta Mu cahaya Mu

by rNest at February 26, 2010 02:16 PM

by ghifar at February 26, 2010 02:56 AM

by Ali Akbar at February 25, 2010 10:23 AM
Gara-gara si Yandri nih. Biasa. Yandri.
Di ruanganku, semua jadi main2 Desktop Tower Defense yang multiplayer, termasuk aku. Parah juga nih, adiktif. Hari ini pekerjaan jadi tidak efisien..
Apalagi polusi suara: yipi yipi yipi yipi yipi yipi..
UUUHHH….

by ndrewh at February 25, 2010 07:33 AM
As you all might have noticed, kemarin, 24 Februari 2010, was the day I turned 20. Ical called it my “yourenotteenageranymore” day. Well, I’m not a teenager anymore. Hari ulang tahun gw kali ini mungkin my best birthday yet. So many great friends, many thoughtful presents, and I love ‘em all. Here are the stories.
Amazing Race (Or Was It Gays?)
Jadi, saat tanggal 23 Februari, Usi mengajak gw makan malam dengan dalih “I want you to spend your last day as teenager with me”. Okay, I bought it. I didn’t think there would be something funny to happen. Gw ke kosan usi dengan keadaan super lapar dan super ngantuk. She persuaded me not to go home ampe jam 11, because she was going to give her present at that time. Setelah berdebat panjang (ga debat juga sih), gw mengiyakan.
Kita makan di tree house, a very big place with orgasmic brownies choco lava. Di situ gw makan udah kaya orang gila saking lapernya, gw makan bebek + sisa makanannya usi + orgasmic brownies. Pulang dari situ, gw super kenyang. Meanwhile, Usi daritadi sibuk BBM-an. Gw curi2 ngintip, tapi ga dibolehin ama Usi. At first, gw mikirnya it was ladies’ stuff, so gw ga mempermasalahkan. Lama-lama agak mencurigakan, so i thought it must’ve been her accomplices for a surprise party.
Setelah beres makan, Usi membawa gw ke kampus. Dia parkir di depan gerbang sipil, it was closed. In the middle the night, dia nyuruh gw turun dari mobil. I was so afraid that she would leave me alone in the middle of nowhere (well, not technically nowhere). Gw turun dan disuru nyari balon di parkiran itu. Begitu gw masuk dan agak lama nyari balon, Fahmi dan Dede nyamperin dan bilang “Welcome to Amazing Gays”. … … …
Judging from their personalities, I shouldn’t feel safe around them, in the middle of nowhere, in the middle of the night, with no one around. I felt they were undressing me with their eyes unsafe. . .
Well, intinya sih gw disuru nyari clue dan stelah sekian lama, akhirnya gw menemukan clue-nya. Dan clue-nya itu sangat aneh: “JNXEDUDW Pikirkan Ical!” Di tengah malam, gw harus mikir clue aneh kaya gini. Ahh, gw menyerah. Setelah dikasi berbagai macam hint akhirnya gw ngerti itu maksudnya GKU Barat. Ini merupakan clue yang paling susah, clue lainnya bisa gw pecahkan dengan skali liat. *sombong*, salut lah buat Dede yang bikin clue pertama. Di GKU Barat, ada Mami dan Puja dengan clue mengarah ke SBM (gw dikasih kaos berisi TTD di sini). Di SBM, ada Dila dan Agus, ngasih gw truffle torte dengan clue mengarah ke perpus. Di perpus, ada Obi dan Ical, ngasih martabak Mr. Black dan kado buku kedua percy jackson (kalo ga salah, ato ini di posnya fabul yak?), dengan clue mengarah ke GKU Timur. Di GKU Timur, ada Indra dan Fabul (yang nyuruh gw pushup 30 kali, “-__-), dengan clue norak dari Indra menuju Indonesia Tenggelam. Nyampe Indonesia Tenggelam, ada Usi ngebawain cake, unfortunately she failed to light the candle and burner her finger instead..
Dan setelahnya you must have figured it out, a person, having a birthday party, deket indonesia tenggelam, he’s in one way road straight to the bottom of the pond. Gw diceburin ke Indonesia Tenggelam, FOR THE FIRST TIME!! Biasanya gw selalu berhasil melarikan diri sebelum diceburin, but this time, gw pasrah aja.
It was a very great birthday present and a great way to start the whole day ahead. When I got home, I found a pink envelope and it said “and for your last present, you’ll have to wait..” Man, did I wait for it!!
Karikatur Narsis
Setelah diceburin malem-malem. gw balik dan nyampe ke rumah sekitar jam satu-an. Akhirnya gw tidur ampe jam 10, ga lama berselang ada BBM dari Tami yang intinya dia mau ke rumah ngasi kado. Alhasil dia nyampe rumah sekitar jam 12, dianter ama anggita. Kado dari tami adalah karikatur gw, dengan latar belakang prancis, megang kamera dan bersiap untuk foto narsis. It was a very thoughtful gift. Ahahaaa, terima kasih loh, Tam.
GKK Grepe Grepe
Setelah itu, gw ke kampus buat kuliah NLP. Sebelum kuliah, gw lagi bareng Riga dan lalu bertemulah kami dengan Wulan. Terus, Wulan malah nyuek2in gw. Cih, pasti ada apa2-an nih. Alhasil, setelah Wulan beres ngobrol ama Riga, dia akhirnya mau ngobrol ama gw. Terus, being annoying as I am, gw acting like bakal ada surprise-an buat gw. Gw bilang: “Kapan nih surprise-nya?” “Kalian mau ngapain sih emangnya?” “Surprise-nya di SI, ya?”
Cuman ada satu tanggepan paling dewa dari Riga: “Hah? Emang ada surprise-an buat lo ya, Ndru? Kok jadi gw yang surprise ya?? Ahahahaaa..” Setelah itu, akhirnya surprise-nya pun dimulai. Gw diiket pake tali rafia dan ditutup mukanya pake jaket riga. Selagi membuat gw bingung dengan memutar-mutar gw, tiba2 gw denger ada yang nanya:”Kak, udah ngisi dukungan belom?” WOY!! Ini gw lagi dibekep gini masi bisa-bisanya minta dukungan buat Pemilu, gatau sikon bener dah…
Akhirnya gw dibawa ke bawah dan lewat TANGGA sambil DITUTUP MATA!! JAHAT!!! Terus, gw diiket di suatu tiang dan digrepe-grepe. Males deh, gw teriak-teriak di tengah jalan sambil ditutup mata dan diiket ke tiang. Gw membayangkan siapa aja ya yang sedang menonton gw dizalimi seperti ini. Akhirnya setelah beres digrepe2, mata gw dibuka dan ada pancake duren honeymoon desert.. Hooray, dan mereka menyanyikan hepi birthday buat gw. Hohohoo, thanks loh.
Setelah itu, gw dilepas dari tiang, tapi mata gw ditutup lagi.. “-__-,, gw digiring ke labtek V, dan di sana penggrepe-an yang terjadi lebih parah. Gw merasa gw akan ditelanjangi, tapi untungnya cuman dilepas sabuknya dan dipasangin sabuk baru yang ternyata adalah kado dari mereka..
, terima kasih loh kawan2 atas grepeannya kadonya. Pas kejadian ini ternyata ada Unggul + Andri juga, hehee.. Kalian ikut grepe2 gw ga sih?
Jacob’s Room Icelz Special
Jam lima, gw diminta dateng ke CC Timur sama nadya. Pas gw ke sana, udah ada Lala dan Nadya di sana. Ngobrol-ngobrol bentar dan Faras pun datang. Terus sesudahnya, mata gw ditutup (lagi). Selagi ditutup mata gw, Lala memberi peringatan bahwa kemanapun gw dibawa gw ga boleh sompral, ga boleh ngomong aneh2. Baiklah, Saya menurut saja. Gw dibawa ke tempat yang entahkenapagwngerasaitujauhbanget. Begitu udah nyampe tempatnya, tutupan mata gw dibuka. Ternyata ga ngaruh, ruangannya ternyata gelap banget. Terus, Widya nyalain lilin di ruangan itu, terus gw ngeliat ada spanduk bertuliskan happy birthday andru. Di bawah spanduknya, deket lilin2 dan muffin berada, ada replika menara eiffel, eh tapi setelah diliat2 ternyata tokyo tower, ding.
Akhirnya ritual bernyanyi pun dimulai, happy birthday to me dan gw niup lilin. Ruangan jadi gelap lagi. Terus, lampunya dinyalain ama wid. Akhirnya gw bisa melihat jelas, sebenernya gimana bentuk menaranya. Jadi itu adalah tokyo tower yang di atasnya ditarok bendera indonesia dan foto gw. Dan di bawah tokyo tower-nya ada foto anak-anak aksel pas jaman SMA. Gw tau sih itu maksudnya menara eiffel, tapi lala tetep ngejelasin kenapa kebelinya tokyo tower. Simply just because they couldn’t find menara eiffel. Meski gitu, gw tetep ngerti maksudnya apa, dan entah kenapa gw bener2 ngerasa terharu. Gatau kenapa, gw ga bisa nahan tangisan gw. Ahahaaa, padahal sebelumnya gw udah berjanji gw ga akan nangis di ultah gw kali ini (since ultah gw sebelumnya penuh tangisan ga menyenangkan).
Setelah nangis selesai, kita memulai sesi foto2 di ruangan itu. Lalu, mulailah gw penasaran kenapa Lala bilang gw ga boleh sompral, dan ternyata memang di tempat ini ada yang agak-agaknya. Jadi kita langsung menyegerakan diri keluar ruangan mengerikan itu dan melanjutkan sesi foto-foto di luar gedung Arsi. Hahaa, meskipun ga semua anak aksel bisa dateng, gw tetep ngerasa seneng dan beruntung bisa kenal sama mereka, bisa jadi temen sekelas selama SMA untuk dua tahun. Truly, friends are families that you pick, and I’m glad I got the chance to pick you guys..
The Present That Got No Price On It
So, it was my last birthday present. Sekitar jam 9, gw mampir dulu ke kosan Usi. Dia mau memberi kado yang udah perjanjian kita bahwa kado yang kita kasih ke satu sama lain ga boleh ada “harga”-nya. I mean, we can’t buy our presents. Well, she already gave a great present (the amazing race) with the others, so I couldn’t ask for more. Turned out, dia memberikan gw coupons. Like the coupons which a person gives to another as a birthday present in the movies and books. Ahahaaa, isinya lucu2 sih. Ada lunch, breakfast, homemade brownies, and such.. I’m looking forward to using this coupon. Though, I might have laughed a little, but it was a good laugh..
Daaan, begitulah kejadian-kejadian di hari ulang tahun gw yang ke-20. Ahahahaaa, udah kepala 2, i think I should start behaving like one. Thank you for the wishes and the presents, guys. Perhaps I don’t say it much, but truly I love you all, well maybe not all of you, but still…
CAST: (In Appearance Order) Usi, Dede, Fahmi, Mami, Puja, Dila, Agus, Obi, Ical, Fabul, Indra, Tami, Anggita, Riga, Wulan, Naila, Andri, Unggul, Lala, Nadya, Faraz, Widya, dan anak icelz yang lain (meskipun kalian tidak bisa datang, I still love you all.. :*), sama semuanya yang udah mengucapkan selamat baik via YM, twitter, FB, plurk, SMS, telpon, semuanya deh. Thank you all… (Sori kalo ada yang mispelled atau ga kesebut…)
Thanks… and SCENE!!

by Widya at February 24, 2010 02:13 PM
Kemaren, tepatnya 23 Februari 2010 … Allah SWT genap menganugerahkan gw 25 tahun kehidupan yang Alhamdulillah banget, running so well …. Seperti status gw di pesbuk beberapa waktu yang lalu … My life is perfect with its imperfect things …
So far, gw ngerasa hampir setiap gw masuk ke tahapan selanjutnya dalam hidup gw, Allah selalu ngasih gw hal-hal baru, bahkan Anugerah yang cukup significant buat gw … Setelah 2 tahun lalu, gw ngerasain ultah pertama dengan status S.T, Tahun lalu ngerasain ultah pertama dengan status CPNS (yang seminggu kemudian gw tinggalin :p) dan tahun ini ngerayain ultah dengan status pekerjaan yang lumayan … Thanks God year by year, I feel there’s always something better in me ….
Anyway, big thanks buat semua temen dan keluarga yang ngucapin selamat buat gw -via facebook, sms, telepon, Y!m, email, millis,etc- … makasih buat doa-doanya. Semoga doa yang sama ga hanya buat gw tapi juga bisa terwujud buat kita semua …
And Big Big Big Thanks for ’surprise’ (it still called surprise although that incident, rite :p) from Jat16May … You’re success touching my heart guys …
. Makasih juga buat doa-doa tulusnya tadi malam …..
Dua surprise yang sama untuk event yang sama, di tempat yang sama, tanggal yang sama, jam yang hampir sama, 23 Februari 2007 dan 23 Februari 2010 …. Guys, I love you all …
Short story of Feb 23rd 07, just read this

by admin at February 24, 2010 01:31 PM
Welcome to Krisantus Sembiring. This is your first post. Edit or delete it, then start blogging!
by Setiadi at February 23, 2010 05:16 PM

by Administrator at February 23, 2010 01:20 PM
by Administrator at February 23, 2010 01:18 PM
by reiSHA at February 23, 2010 10:32 AM
31 Juli 2009, adalah waktu yang dijanjikan oleh Kedubes Jepang untuk memberitahukan hasil tes tertulis dan wawancara lalu. Kedubes selalu menghubungi langsung via telepon. Sejak pagi, jantung saya dag dig dug tidak karuan, berharap ada telepon dari Jakarta. Sekitar jam 10-an, saya melihat status YM Pipin FT’04, ‘alhamdulillah
‘. Status sederhana, dan saya tebak, dia sudah ditelepon oleh Kedubes. Dan memang demikianlah adanya.
Akhirnya, di saat saya sedang mentoring, saya mendapatkan telepon dari Kedubes yang menyatakan bahwa saya lulus tes tertulis dan wawancara. Alhamdulillah. Langsung saya telepon mama mengabarkan hal tersebut.
Seperti saya tulis di sini, bahwa setelah lulus dari tes tertulis dan wawancara, masih ada secondary screening di MEXT di Jepang. Artinya, saya belum bisa sepenuhnya bergembira dengan pencapaian ini. Ini belumlah final.
Seusai primary screening, ternyata masih ada banyak hal yang harus saya siapkan. Pertama-tama, saya harus ke Jakarta lagi untuk mengambil berkas-berkas yang harus diisi. Juli-Agustus memang bulan yang penuh bolak-balik Bandung-Jakarta buat saya. Jadi, jika Anda tidak berdomisili di Jakarta, siapkanlah budget untuk transportasi ke Jakarta
Berkas-berkas yang harus diisi dan dilengkapi sama persis dengan berkas-berkas yang dikirimkan waktu pendaftaran. Kali ini 3 rangkap, hanya saja, untuk Application Form, Field of Study and Study Program, Recommendation Form, dan Certificate of Health harus menggunakan form asli dari Kedubes. Berhubung menggunakan form asli, jadi butuh sedikit perjuangan untuk mengisinya. Yang tadinya tinggal diketik terus di-print, sekarang harus ditulis tangan
Bisa saja sih di-print, tapi Anda mesti pintar-pintar mengakalinya, karena Anda cuma punya 3 lembar kertas asli
Kalau dulu saya cukup mengisi satu surat rekomendasi (karena belum bekerja), kali ini saya harus punya dua surat rekomendasi. Jadi saya harus minta satu lagi pada dosen yang lain. Dan kali ini minta mereka tulis tangan 3x. Fufufu. Untung saja dosen saya baik-baik
Untuk keterangan kesehatan, Anda harus tes darah lagi (keluar duit lagi
). Untuk rontgen, jika hasilnya masih berlaku maka masih bisa digunakan.
Berkas-berkas di atas harus sudah diantarkan kembali ke Kedubes dalam jangka waktu 2 minggu (waktu itu pertengahan Agustus). Selain itu, ada tambahan, yaitu Letter of Acceptance (LA) dari profesor calon pembimbing di Jepang. LA ini harus secepatnya juga diserahkan ke Kedubes. Kedubes masih memberi toleransi hingga akhir September waktu itu.
Mencari profesor sebenarnya sudah bisa dilakukan jauh-jauh hari bahkan sebelum pendaftaran beasiswa MEXT dibuka. Dengan mencari dari awal, setelah lulus tes tertulis dan wawancara Anda tinggal minta profesor untuk mengisikan LA. Saya pribadi baru mencari profesor setelah dinyatakan lulus tes tertulis dan wawancara. Agak hectic jadinya.
Bagaimana cara mencari profesor? Tidak satu jalan ke Jepang, Anda bisa menghalalkan berbagai cara (lho?). Buat Anda yang pernah exchange ke Jepang, atau ada profesor yang direkomendasikan dosen Anda di kampus, tentunya akan lebih mudah. Kalau tidak ada link sama sekali bagaimana?
Nah, saya benar-benar berjuang mencari sendiri profesornya. Cara yang saya lakukan sebagai berikut. Pertama-tama, saya cari universitas yang ingin saya tuju*). Kemudian, saya lihat ada Graduate School apa saja di universitas tersebut, lalu ada lab apa saja di Graduate School tersebut. Jika sudah menemukan lab yang sesuai, biasanya di website lab tersebut ada kontak e-mail profesornya. Berikutnya saya kirim e-mail ke profesor tersebut.
Isi emailnya apa? Pas awal tentunya perkenalan dulu saja. Jelaskan bahwa Anda sudah melewati primary screening untuk beasiswa MEXT. Lalu jelaskan interest dan concern riset Anda. Terakhir bilang bahwa Anda ingin riset di lab profesor tersebut. Sebagai tambahan, Anda bisa melampirkan CV, transkrip, abstrak TA/Skripsi, dan proposal riset Anda. Itu e-mail perkenalan versi saya.
Perlu diingat bahwa e-mail Anda belum tentu dibalas. Jadi bersabar saja dan jangan stuck di satu profesor saja. Hubungi saja banyak profesor. Korespondensi selanjutnya tentunya tergantung profesor yang bersangkutan. Ada profesor yang memberi tes terlebih dahulu. Ada juga yang langsung menanyakan apa yang bisa beliau bantu.
Jika profesor sudah setuju, biasanya kita harus mengirimkan lembar LA beserta kopian berkas-berkas yang dulu diserahkan waktu pendaftaran. Waktu mengambil berkas-berkas di Jakarta, kita juga mendapatkan surat keterangan bahwa kita sudah lolos primary screening di Kedubes. Kopian surat ini juga dikirimkan. Siap-siap keluar duit lagi untuk mengirim dokumen ke Jepang
Anda diberikan kesempatan untuk mengajukan 3 pilihan universitas di Jepang. Jika Anda yakin dengan satu pilihan saja tidak masalah.
Setelah LA masuk ke Kedubes, urusan untuk secondary screening sudah selesai. Anda tinggal menunggu prosesnya di Jepang. Kemungkinan pengumuman hasilnya akan keluar sekitar bulan Desember. Bersabar dan berdoa saja selama sekitar 3 bulan lebih itu.
*) Info tentang universitas di Jepang, bisa dicari di situs JASSO, Japan Study Support, atau ReaD. Daftar universitas top di Jepang bisa dilihat di sini.
Bersambung… (next: perjuangan demi selembar LA)

by Rani (rrrunni@yahoo.com) at February 21, 2010 07:47 AM
by Djafar at February 21, 2010 05:55 AM
Just as expected, traffic jam and heat everywhere in jakarta, hehe.. iya, dua hal itu yang paling mengganggu dari sekian banyak hal yang terjadi di sana.. ^.^. tapi gw senang.. minggu ini menyenangkan..
Baru terasa, bahwa bertemu orang-orang baru.. berkenalan, berbagi berbagai view tentang bisnis dan kehidupan dengan teman-teman.. baru dan lama, itu sangat menyenangkan.. Hoping my life is always gonna be like this,
Gw ke jakarta ngapain aja? hm.. day one is arrived at home.. bring a little present for each member of my little family.. ^.^ glad that everyone liked it, hehe.. and thanks from them is the best thing that i got this year yet.. hoping to get some more in the future,
2nd day.. do a little chat with my family.. bout job, life, girl, basically everything, ^.^ Menyenangkan.. dan di siang hari jadi teknisi, ngebetulin komputer si ade yang rusak.. setelah itu.. berangkat ke acaranya bu betty di fx senayan.
2 hours in busway, and arrived there. ketemu si ika, partner in crime di dalam tim marketing gw, dan masuk ke dalam acaranya. acaranya asik, ^^. bu betty sama sama pak stanley dari Adira berbagi pengalaman mereka dalam membangun bisnis, bagaimana mereka memulai bisnis masing2.. gw ter impress, terutama sama omongannya pak stanley, bagaimana dia membangun usaha dari 3 orang.. sampai akhirnya saat ini mencapai 17 ribu orang dan lebih dari 300 cabang di seluruh indonesia.
Omongannya paling mengena itu terutama tentang values. dimana perusahaannya dapat menanamkan yang namanya values itu sampai ke dalam hati setiap pegawainya,
di salah satu testimoni yang ditampilkan di dalam presentasinya, salah seorang pegawai memperlihatkan bahwa value perusahaan tersebut merupakan satu yang mampu mengikat dia di dalam perusahaan, juga membentuk dirinya menjadi pribadi yang jauh lebih baik dari sebelumnya. well.. its great thing,
3rd day, gw datang ke acaranya microsoft spark di gedung bursa efek indonesia. huff.. ketemu berbagai rekan dari isv-isv dan univ di jakarta, bandung, jogja.. ketemu berbagai temen baru, ada yusak dari 13 technology, ada mas ilham dari united coders, andhika dari universitas teknology yogyakarta, mas adi dari pasific, dan beberapa rekan lainnya,
ngobrol tentang banyak hal, dan dijelaskan tentang banyak hal pula, ^.^ thx microsoft,
4th day, pagi sampai siang gw ketemu dengan seorang kawan di cijantung, and have a great time, ^.^ dan sorenya, gw juga bertemu dengan seorang kawan dari astra international, sunter. Keren banget kantornya, dan banyak sekali orang muda di sana. sungguh menarik lingkungan kerja dan environmentnya,
Dan.. dengan kawan gw dari astra ini, gw berbagi cerita tentang dia dan perusahaan kami masing2. Mendengar ceritanya, hm.. yah, i really excited, terutama ketika dia bercerita bagaimana culture dan value perusahaan yang sangat tertanam di hati setiap pegawai yang ada disana, mulai dari office boy, satpam, sampai pimpinannya. wew.. sekali lagi gw mendapatkan insight tentang bagaimana pentingnya value di dalam sebuah perusahaan. Makan malam dan kemudian pulang, berbagi cerita yang hilang setelah dia berangkat ke jakarta dahulu,
Di perjalanan pulang ke rumah.. mimpi itu pun kembali muncul dan tertanam di hati.. hm.. dari perusahaan 3 orang menjadi 17 ribu orang? dari perusahaan start up sampai dengan kelas dunia? 5 tahun? 10 tahun? 20 tahun? don’t know how much time we need.. but right now i can see the path that lie in front of us..
And believe me.. InsyaAllah we will be up there!

by paw at February 18, 2010 03:12 PM
Aloha,
seperti diketahui di jaman serba online ini, ilmu bisa didapat dari sudut manapun di dunia ini (atau bisa dibilang sudut mana pun dari setiap server di dunia
). Mempelajari sesuatu hal yang baru bisa dilakukan dengan berbagai cara, mulai dari otodidak, sampai mengikuti kursus. Keadaan sekarang, menurut saya, menuntut kita untuk bisa belajar secara otodidak. Mulai dari mencari ebook sampai mencari tutorial dan how-to di internet. Dan sampailah kita di era dimana kita belajar dari video. Video yang berisi screen capture dari layar monitor sang tutor, dan dengan tambahan suara dari sang tutor, sehingga orang yang mempelajari via video, yang disebut screen cast, mengerti.
Ceritanya begini, ada seorang teman yang menanyakan saya bagaimana cara meng-export dan import file mp3 pada aplikasi audacity, aplikasi sound editor yg gratis, namun cukup powerful. Ada beberapa cara untuk membuat teman kita itu mengerti step by step:
1. Mengobrol, tanpa komputer.
+ simpel, tanpa membutuhkan alat-alat apapun
+ dapat dilakukan kapan saja dan dimana saja
- sulit untuk dibayangkan, biasanya untuk step-step yg rumit dan tidak common
- hanya mudah di kalangan user yang sudah ‘gape’ dengan aplikasi tersebut
- bisa lupa, dan lalu saat prakteknya, pasti harus bertanya lagi untuk pencerahan lebih lanjut
2. Via messaging/email.
+ sekuensial dan saklek
+ tidak akan lupa step by step, wong jelas ada tulisannya
- sulit untuk dibayangkan bagi beberapa orang
- orang-orang dengan prinsip seeing is believing akan kesulitan
3. Mengobrol langsung, dengan komputer.
+ langsung bisa praktek
+ kalau stuck, bisa langsung dicari solusinya
+ mudah untuk problem solving bagi orang2 yang harus menerangkan dan diterangkan dengan media
- harus di-spend waktu khusus, dan tempat khusus (ga mungkin kan di terminal buka laptop?
)
- untuk orang yang menerangkan dan tidak sabaran, ujung2nya yang mraktekin si orang yg menerangkan, karena yg diterangkan ga ngerti2
4. Screen cast
+ Seeing is believing, step by step jelas
+ Seperti mengobrol langsung, dengan komputer
+ Tidak harus repot2 janjian ketemuan, dan nunggu waktu janjian untuk diterangkan sesuatu, pas untuk problem2 yang mendesak
- Butuh koneksi internet (yg ga lemot sehingga buffering time bisa diminimalisir, bahkan dihilangkan)
Nah, dari keempat dari banyak cara, saya memilih membuat screen cast, hitung-hitung iseng membuat rekaman sehingga kalau ada yang menanyakan hal yang sama, teman tersebut tinggal lihat screen cast video di internet. Hehe..
Karena belum pernah membuat screen cast, saya tidak tahu aplikasi yang pas untuk membuat screen cast dengan kualitas yang bagus. Saya gugling, dan mendapatkan beberapa aplikasi:
CamStudio gratis alias freeware. Bisa merekam suara juga, kualitas video dan audio bisa diatur. Hasil video disimpan dalam format avi (.avi) dan mempunyai built-in swf creator. Bisa membuat annotation dalam bentuk gambar atau video. Windows only.
AviScreen merekam dalam bentuk avi, tapi tidak bisa merekam audio. Windows only. Tapi gratis 
Copernicus adalah aplikasi untuk Mac yang dibuat untuk membuat user bisa membuat video dengan cepat dan mudah dengan cara menyimpan rekaman video ke dalam RAM untuk akses yang lebih cepat. Namun tidak bisa merekam audio.
Masih ada lagi sebenarnya aplikasi yang lain, seperti Adobe Captivate, Jing, Wink, SnagIt, dan lain-lain. Namun Captivate dan SnagIt setahu saya berbayar, dan saya terlanjur jatuh hati menggunakan CamStudio, yang gratis dan cukup powerful.
Walhasil kemarin malam saya merekam screen cast menggunakan CamStudio. Hasilnya bagus, saya bisa langsung merekam step by step jawaban dari pertanyaan teman saya itu, dan lalu rekaman tersebut saya upload, sehingga kalau kalau nanti ada yang perlu, bisa dicari dan dimainkan. Hehe..
OK, segitu aja dulu, saatnya kembali bekerja..


by rNest at February 18, 2010 01:17 PM

by Widya at February 17, 2010 04:57 AM
Taken from my personal note
Teman-teman,
Aku ingin memperkenalkan seseorang pada kalian
Ia selalu setia menemani hari-hariku selama ini
bahkan jika fisik kami berjauhan, kupastikan hatinya selalu bersamaku
Ketika aku ingin berlari kencang,
Ia mengingatkanku kalau nanti aku jatuh, itu akan sakit sekali
Tapi aku bersikeras mencobanya
Walau kulihat tatapan tidak rela dari matanya, Ia mengizinkanku
Ia benar, aku jatuh …
Tapi anehnya ia tidak menyalahkanku,
Malah dengan telaten merawat lukaku
Tatkala aku sedang gundah,
Ia juga hadir disisiku ..
Terkadang menyemangatiku dengan kata-kata indahnya
Kadang hanya diam, namun tetap memastikan untuk duduk di sampingku
Kalau-kalau aku butuh bantuan, katanya
Juga ketika aku sedang bingung,
Ia membantu mencarikan solusi masalahku
Sejujurnya, tak semuanya kulakukan
Kadang-kadang aku mengabaikan nasehatnya
Dan ketika aku salah jalan –karena mengabaikan perkataannya–
Ia tidak marah
Hanya menuntunku kembali dan memilih arah yang benar
Sewaktu aku sedang bahagia
Ia ikut tertawa bersamaku
Tak berhenti tersenyum, seakan kebahagiaan itu miliknya juga
Namun, ketika aku menangis
Ia tidak ikut menangis bersamaku
Ia hanya meminjamkan bahunya untukku bersandar
Tak lupa saputangannya, kalau-kalau aku ingin menghapus air mataku.
Bahkan ketika terkadang aku lupa bercerita padanya.
Aku lupa mengabarkan keadaanku
Ia tetap berdiri di sana,
dengan sabar menantikan ceritaku
Tanpa pernah memaksa …
Teman-teman,
Aku tidak tau, kalian memanggilnya apa
Tapi jika kalian tanyakan padaku,
akan kujawab, aku memanggilnya IBU
————————–

by paw at February 16, 2010 06:13 PM
Mungkin sekarang sudah jamannya setiap merk fashion mengeluarkan produk telepon selulernya masing-masing. Yang dulu awalnya hanya menjadi partner saja, contohnya razr versi D&G, atau yg lainnya, sekarang tidak lagi. Merk fashion bisa mengeluarkan produk telepon seluler juga! Contohnya Puma yang baru saja mengeluarkan Puma Phone.
Handphone ini sebenarnya dibuat oleh SAGEM (ini baru nama perusahaan produsen hape), yang dibuat atas kerjasama Puma dan Sagem. Puma Phone menggunakan OS sendiri, jadi tidak menggunakan OS yg sudah ada seperti windows mobile, palm OS, iPhone OS, blackberry OS, symbian, atau yg lainnya. Satu hal yang paling menarik dari adalah, Puma Phone menggunakan solar panel charger di sisi belakang handphone yg berguna untuk me-recharge baterai handphone. Sounds so eco-friendly
Navigasi layar sentuh yang tidak sehebat iPhone tidak mengurangi citarasa sporty dan lifestyle yg menjadi brand image Puma. Banyak fitur-fitur menarik yang terdapat pada Puma Phone. Fitur-fitur ini dibagi menjadi 2 kategori, yaitu Sport, dan lifestyle. Pada kategori sport, terdapat fitur speedometer yg berguna saat bersepeda. Lalu ada juga animated compass yang berguna, tentu untuk mencari posisi utara bumi, hal ini berguna saat sailing. Selain itu ada juga fitur GPS, untuk mengetahui koordinat kita di bumi. Ada juga fitur stopwatch dan timer, dan hal unik dari timernya adalah, timernya berbentuk jam pasir, dan bercitarasa vintage.
Di kategori lifestyle, selain fitur-fitur standar seperti messaging, video phone, dan web browser, ada juga fitur DJ! Fitur Disc Jokey ini memperbolehkan pengguna puma phone untuk bergaya bak DJ, scratching bukanlah hal yg sulit dilakukan di fitur ini. Selain itu terdapat sebuah portal puma, yang berisikan segala informasi tentang lifestyle, social networking, dan lain-lain. Informasi-informasi ini dihimpun dalam sebuah dynamic rich media feed, yang berisikan gambar dan video serta artikel-artikel yang diberikan. Juga bisa dilihat berita-berita olahraga, serta tweeting dari portal ini.
Rencananya puma phone akan dirilis April 2010 dan dijual dalam kontrak provider telepon seluler. Tapi dapat juga dibeli tanpa kontrak, dan diperkirakan berharga di bawah 400 EU. Berminat?

by indigembil at February 16, 2010 06:11 AM
the rule stays the same. every single time.
Filed under: random thoughtLove like we’ve never been hurt.
Leave like we’ve never been loved.

by indigembil at February 16, 2010 05:25 AM
It was surreal watching britney LIVE on stage
iya emang agak surreal salah satunya karena posisi duduk gw yang diujung langit juga sih. Sampe akhirnya gw nyewa binocular 10$ demi melihat (tepatnya mengawasi) apakah britney benar2 lipsync.. Ternyataaaa smp akhir ngga ketauan. Either she’s a real singer or a very professional lipsync-er?
Anyway, dari ujung ke ujung it was very entertaining
dan sangat sangat worthed. Gw nyesel kok ngga beli yang mahalan dikiiiit hehe. Sayang bokek a little bit yak.
Oke, dari keseluruhan konsernya, selain performancenya (which udh pasti well-coreographed dan tertata apik ya), ada 2 hal yg paling berkesan buat gw. Pertama waktu ada kolase video semua (ya, most) videonya dari waktu ke waktu. Bo dia legend juga ya sbnrnya. 10 tahun udah lewat dari hit me baby one more time, dan dia tetep hits. Yaaa minimal guilty pleasure. Sudahlah akuilah.. Ya kan ya kan.. Hehe. Jd gw melihat video itu jadi pgn tepuk tangaaan.. Trus kedua adalah stokingnya. Gw gtau stokingnya merk apa sbnrnya, tapi serius deh itu bagus banget. Dia pake the whole show. Kakinya jadi toned bgt, trus ada shimmer2 dikit ky bertabur berlian kecil, item tp ngga item tp ngga jala-jala tp agak jala-jala. Tp intinya kakinya jd bagus sih. Cuma ya kayaknya ada robek dikit dibagian deket pangkal paha. (I was going to say sel*ngk*ngan, excuse my french) dengan bantuan teropong sewaan berhasil bgt yaaa si stoking (bolongan robeknya mksdnya) membuat gw terdistract sepanjang acara… Ini sengaja ada robekan gitu apa gimana sihhhhhh!!
We love you, britney!
Filed under: random thought
by Dyah at February 15, 2010 12:30 PM
Beberapa hari ini saya sering memperhatikan iklan-iklan di televisi. Karena kalau bukan saya yang menonton, sapa lagi? Sejauh pengamatan saya, iklan snack anak-anak merupakan jenis iklan yang paling marak saat ini. Iklan-iklan itu membuat saya cekikikan, ketawa, senyum-senyum, hingga bengong. Salah satunya adalah iklan yang saya bahas pada postingan kali ini.
Saya ga habis pikir, advertiser-nya bisa-bisanya mendapatkan ide untuk membuat iklan seperti ini. Sampe sekarang saya masih ga mengerti makna dan hikmah yang bisa diambil dari iklan ini. Kalau ada pembaca yang mengerti, kasih tau saya ya!
Check this out!

by Igor Panggabean at February 15, 2010 04:53 AM
Sesuai judul, aku mau jual motor kesayanganku, New Honda Supra FIT tahun 2006 warna Blue Silver. Pajaknya habis juni 2010. Beda New Supra FIT dengan Supra FIT standar cuma di Stripingnya.
Kondisi :
Minus :
Lain-lain :
Klik untuk perbesar gambar
Welcome banget untuk yang mau datang ato lihat2 motornya dulu.
Buka harga di Rp 7.700.000 (Nego)
Contact Person : Igor Panggabean (085220038963). Lokasi : Cigadung, Tubagus Ismail. Silahkan utk tanya2 dan segala macem.

by Ivan (luftwaffe1987@gmail.com) at February 14, 2010 08:47 AM
by Dyah at February 13, 2010 07:34 AM
Setidaknya begitulah menurut saya semenjak saya dan beberapa orang di sekitar saya mengalami beberapa kejadian yang dapat dikatakan serupa.
Bagaimana tidak?
Beliau-beliau ini, orang-orang yang kami sayangi dan kami hormati, menawarkan sesuatu yang tidak pernah terwujud, mengobral janji palsu bak wakil rakyat, mencampuri urusan orang lain, serta membuat kebohongan publik alias fitnah. Astaghfirullah..
Tidakkah mereka pernah berpikir bahwa hal itu telah menyakiti hati orang lain?
It’s just hurt and sad.
Dan kini saya hanya dapat menggelengkan kepala.
Postingan ini saya tujukan kepada para penjual kecap yang kebetulan tidak pernah membaca blog. Namun saya harap suatu saat nanti mereka membaca blog saya *ngarep*

by febrian at February 08, 2010 03:55 AM
Akhir pekan kemaren saya mendiskusikan banyak hal tentang teknologi dengan kawan lama saya Hafiz. Bermula dari diskuri tentang Pingback nya wordpress ( yang benere pengen saya bahas juga di blog ini ), terus nggelambrah (red: melebar) ke desain interface baru nya Facebook, extensions nya Google Chrome, persaingan Google dan Apple, dan macem-macem. akhirnya sampailah kami pada kesimpulan-kesimpulan berikut.
Dunia sudah dikuasai tiga perusahaan teknologi besar, terutama di pasar konsumen luas (bukan enterprise atau perusahaan), yang masing – masing memiliki karakteristik khusus di lahan yang di kuasai :
1. Apple

Perusaahan ini bergerak di bidang Hardware awalnya dan kemudian merambah Software. Apple selalu meluncurkan produk hardware nya dengan software propietary yang khas menjadi kekuatan Apple sendiri. MacOS yang tangguh menemani produk PC dan notebook keluaran Apple, termasuk browser yang diusungnya Safari. Sedangkan di hardware, Apple merajalela dengan IMac, Ipod, Iphone, dan akan diluncurkan IPad.
2. Microsoft

Perusahaan ini bergerak di bidang Software dan kemudian merambah ke Internet, dan baru akhir-akhir ini merambah dunia hardware. Di bidang Software, kekuatan perusahaan ini benar-benar tak tertandingi, tentu dengan produk nya Windows yang terinstal di produk PC di seluruh dunia, browser IE yang menguasai pangsa pasar setelah memenangi perang browser di jaman 1990-an dengan Netscape. Dia kemudian masuk ke Internet dengan MSN, Hotmail. dan akhir-akhir ini mengupdate jajaran portfolionya dengan layanan Live dan Bing nya. Hardware ? masih gres juga Microsoft meluncurkan XBox dan Zune.
3. Google

Perusahaan ini siapa sih yang ndak kenal? rasanya pencarian di internet sudah identik dengan nama perusahaan ini, meng”google” sesuatu identik dengan mencari informasi sesuatu di website. Perusahaan ini awalnya bergerak di Internet dengan layanan mesin pencari google, namun akhir-akhir ini semakin agresif dengan merambah layanan software offline seperti Chrome bahkan mulai berani mengotak-atik Operating System sendiri baik mobile dan desktop (ya netbook bisa lah diitung-itung sebagai desktop) melalui Android dan Chrome OS. Yang mengejutkan (walau sebenarnya sudah ditunggu) akhirnya Google merambah dunia hardware dengan Nexus One, smartphone keluaran Google.

by Igor Panggabean at February 08, 2010 03:54 AM
Buat yang mau ngelamar kerja ke PNS, ato BUMN, ato beberapa perusahaan lain, pasti sering diminta SKCK / Surat Keterangan Berkelakuan Baik sebagai salah satu syarat pelamaran. Buat yang belum tau, ini aku kasih tau gimana prosedur-prosedurnya, supaya ga kaget ato tanpa persiapan nantinya..
Syarat pembuatan SKCK :
Sebelum kita mulai melangkah kan kaki, siapkan dulu beberapa hal berikut ini supaya ga bolak balik
Berikut cara-caranya
1.
Dateng dulu ke rumahnya pak RT. Bilang aja mo minta surat keterangan utk syarat SKCK. Disana sudah ada blangko formulir yang tinggal diisi oleh si pak RT. Tinggal ngisi nama, alamat kamu, tanda tangan dan cap dari pak RT. Jangan lupa bilang terima kasih sesudahnya. Tetap penting untuk menjaga hubungan baik dan keharmonisan terutama kepada pak RT. Estimasi waktu : 15 menit maks
2.
Sudah itu, bawa formulirnya ke pak RW untuk ditanda tangan dan di cap. Biasanya pak RW nya ga pake tanya2 lagi, langsung keluarin bolpen, tanda tangan, ambil cap dan beres. Kalo pak RW nya lupa ngasih tau, jangan lupa tanya pak RW nya, kantor kelurahannya dimana, cuma memastikan aja supaya ga salah dateng ke kantor kelurahan lain. Estimasi waktu : 10 menit maks
3.
Ke tukang foto copy, fotocopy dulu surat keterangannya 2x utk jadi arsip buat kita.
4.
Trus dateng deh ke kantor kelurahan. Cuma perlu bawa surat keterangan tadi sama foto dan copy KTP siapa tau diminta. Ga lama kok bikinnya, karena tinggal diketik, print, cap, tanda tangan, beres. Kalo ditanya utk apa, bilang untuk melengkapi persyaratan melamar pekerjaan. Karena tujuan pembuatan jg akan dibubuhkan di surat keterangannya. Estimasi waktu : 20 menit maks
5.
Fotocopy lagi surat keterangan dari kelurahannya 2x utk jadi arsip buat kita.
6.
Dari sini, rutenya terbelah 2. Bagi yang ingin mendaftar ke CPNS atau BUMN, lanjutkan rute anda ke kantor Kecamatan. Bagi yang ingin mendaftar ke perusahaan Swasta, lanjutkan ke Polsek
7.
Sampe di kantor Kecamatan ato kantor Polsek. Bilang aja mau bikin surat untuk SKCK dan kasih surat keterangan dari kelurahannya. Nanti dia bikinin surat keterangan. Jangan lupa bawa fotocopy KTP, foto berwarna dan fotocopy Kartu Keluarga. Kalo dari Kecamatan, lanjutnya langsung ke Polres. Kalo dari Polsek, tanya dulu, karena ada yang Polseknya udah bisa ngeluarin SKCK langsung, ada yang harus lanjut ke Poltabes, baru SKCK nya keluar dari Poltabes. Untuk yang dari kecamatan, lanjut ke Polres di point 9. Untuk yang dari Polsek, lanjut ke Poltabes di point 12. Estimasi waktu : 20 menit maks
8.
Fotocopy lagi surat yang barusan didapat 2x utk jadi arsip buat kita.
9.
Lanjut ke tujuan selanjutnya (tujuan terakhir) yaitu Polres. FYI layanan SKCK di Polres buka dari jam 8 – 14 sahaja. Disini yang rada menyebalkan karena waktunya lama banget, apalagi kalo lagi rame dan lagi masa2nya pembukaan job vacancy dimana2. Datang ke sana, bawa semua persyaratan dan surat2 yang dibutuhkan, foto dan segala fotocopy. Bagi yang baru pertama kali membuat SKCK, sebelumnya anda harus membuat surat keterangan idenfitikasi sidik jari, tapi bagi yang perpanjangan, langsung aja ke loket SKCK. Tanya2 aja mana bagian sidik jari di polres. Nanti disana sidik jari kamu diambil, dimasukkan ke database komputer, trus dibuat surat keterangan yang berisi bahwa YBS sudah diperiksa sidik jarinya dan tidak pernah terlibat dalam kasus apapun.
10.
Trus surat keterangannya bawa ke loket SKCK. Bilang mau daftar baru. Trus nanti dikasih form utk diisi. Cari meja, ambil bangku, duduk dan isilah keterangannya. Di form itu ada jg ditanya umur orang tua dan sodara2 kandung (bagi yang lupa supaya dipersiapkan) serta riwayat pendidikan (jadi harus tau pernah sd dimana dan masuk tahun berapa, dst sampe kuliah). Kalo sudah, masukin formnya beserta syarat2 segala macem. Nanti dibilang disuruh tunggu berapa lama. Biasanya kalo masukin formnya pagi, diambilnya siang sekitar setelah jam 11, kalo masukin formnya setelah jam 11, biasanya disuruh dateng besok pagi utk ngambil, tergantung berapa ramenya saat itu (yang biasanya selalu rame karena orang2 baru sadar utk bikin SKCK disaat butuh dan lagi ada pembukaan disaat bersamaan), dan semalas apa si operator bekerja. FYI, utk ngambil SKCKnya bisa diwakilkan, asal si wakil bawa fotocopy KTPmu. Ga ada yang perlu ditanda tangan pas ngambil, makanya bisa diwakilin. NOTES: sesebel apapun saat itu, jangan lupa utk tetap tersenyum dan berbahasa yang baik. Biar gimanapun kita lagi butuh mereka.
11.
Kalo sudah dapet SKCK, coba cek ulang datanya. Pengalamanku kemarin datanya masih ada yang salah, di bagian agama. Kayaknya mereka ga ngecek lagi agamanya apa waktu itu, soalnya ternyata ada 2 orang yang data agamanya jg salah. Kalo salah, tinggal balikin lagi bilang minta benerin. 15 menit doang benerinnya. Abis itu, fotocopy 10 kali, dan balik lagi ke sana utk dilegalisir. Maksimal legalisir 10 kali aja (kayaknya tiap polres beda deh, coba tanya2). Jangan lupa, utk ngelamar kerja kirim yang udah dilegalisir, jangan yang asli, karena yang asli begitu berharga. Kalau sudah, yak, selamat anda sudah mendapatkan SKCK. Congrats!!
12.
Buat yang sebelumnya dari polsek, mari kita lanjut ke bagian poltabes. Disini sama dengan di Polres, harus bikin surat keterangan identifikasi sidik jari dulu buat yang baru pertama bikin SKCK. Jadi langsung aja sampe poltabes, pergi ke bagian sidik jari dan bilang utk keperluan pembuatan SKCK. nanti beres, langsung ke loket SKCK. Biasanya disini cepet sih, karena sepi. Kalo sudah dapet SKCK, jangan lupa fotocopy, trus dilegalisir. Inget, utk keperluan ngelamar kerja, kirim yang sudah dilegalisir, jangan yang asli, karena yang asli begitu berharga. Kalau sudah, yak, selamat anda sudah mendapatkan SKCK. Congrats!!
FYI!! Semua proses diatas GRATIS alias TANPA BIAYA. Jadi kalo di satu kantor dimintain biaya, itu berarti masuk kantong sendiri, utk konsumsi pribadi. Tapi kalo mintanya sedikit, ya kasih aja sebagai tanda terima kasih lah. Kalo mintanya banyak, di nego aja. Bisa kok.
Ya udah, segitu dulu. Kalo masih ada pertanyaan, silahkan ditanyakan deh. Selamat hunting SKCK

by ghe2 at February 05, 2010 11:25 AM

by pebbie at February 03, 2010 03:20 PM
Sebetulnya ini persoalan trivial, dulu pernah ditanyakan di gdi untuk memeriksa tumbukan antara lingkaran dengan segmen garis namun fungsi ini seringkali bermanfaat untuk persoalan lain. Catatan kecil ini cuma sebagian dari algoritma memeriksa tumbukan yang hanya berfungsi menghitung jarak sebuah titik P ke garis (panjang tak hingga) yang didefinisikan oleh dua buah titik (L1 dan L2). Caranya cukup sederhana yaitu menghitung proyeksi vektor (L1P) ke vektor garis (L1L2) sehingga didapat titik baru (PL) yang berada pada garis. vektor (PLP) tegak lurus garis sehingga untuk menghitung jarak titik P dari garis kita cukup menghitung panjang vektor (PLP). Visualisasi proyeksi ini ada pada gambar di atas.
function jarak_titik_garis( lx1, ly1, lx2, ly2, cx, cy: integer ): real; var vx, vy : integer; wx, wy : integer; udotv : real; begin vx := ( lx2 - lx1 ); vy := ( ly2 - ly1 ); udotv := ( ( cx - lx1 ) * vx + ( cy - ly1 ) * vy ) / ( vx * vx + vy * vy ); wx := round( udotv * vx ) + lx1 - cx; wy := round( udotv * vy ) + ly1 - cy; result := round( sqrt( wx * wx + wy * wy ) ); end;
Catatan: untuk menentukan apakah ada lingkaran yang beririsan dengan garis maka diperlukan pemeriksaan tambahan yaitu apakah titik proyeksi berada di antara kedua titik penyusun garis dan jarak titik pusat lingkaran ke garis yang lebih kecil atau sama dengan jari-jari lingkaran tersebut.

by ghe2 at January 30, 2010 06:31 PM

by Agung at January 28, 2010 06:40 PM
Setelah lebih dari 2 tahun mengontrak gratis di aprasetyo.wordpress.com, boleh lah sekarang pindah ke rumah sendiri. Blog ini akan saya tinggalkan apa adanya. Selanjutnya semua saya pindah dan teruskan di:

by febrian at January 28, 2010 01:36 AM
Another nice feature from Google. So if you have a contact book saved in your google account, Google will try to relate the content that your friends have had, e.g blog, website (facebook note perhaps ? hehe), with your search keyword. Maybe you want to search “baby sleep patterns” and one of your friend already have written a nice article for it, Google will present that article in your “social research result”.
This is still beta though, what do you think ?
Sumber :
http://googleblog.blogspot.com/2010/01/search-is-getting-more-social.html

by Riza (noreply@blogger.com) at January 27, 2010 09:38 AM
by dee (noreply@blogger.com) at January 25, 2010 07:03 AM
by pebbie at January 24, 2010 04:37 AM
Salah satu pepatah hidup yang pernah disampaikan ke saya adalah dalam hidup ini tidak ada yang ideal. kita hanya bisa melakukan yang terbaik hari ini dengan segala keterbatasan. Hal yang abstrak namun dapat diterjemahkan menjadi persoalan yang selalu dihadapi manusia adalah optimasi dengan harapan hari ini lebih baik dari hari kemarin dan hari esok lebih baik dari hari ini.
Suatu persoalan optimasi pada dasarnya dapat dideskripsikan sebagai pengaturan atau pengisian nilai sekumpulan variabel pada suatu fungsi sedemikian rupa sehingga keluaran fungsi tersebut mendekati nilai yang diharapkan (minimum atau maksimum). Fungsi tersebut dinamakan dengan fungsi objektif atau kriteria dan jika fungsi objektif dapat didekomposisi menjadi beberapa fungsi objektif yang lebih spesifik dan maka persoalan optimasi diberi label sebagai persoalan optimasi multiobjektif atau persoalan optimasi multikriteria.
Dari perkuliahan semester yang lalu ada salah satu mata kuliah yaitu intelejensia kolektif yang mengkaji tentang swarm intelligence untuk melakukan penyelesaian persoalan secara tersebar. Topik pembahasan kuliah ini secara umum membahas teknik optimasi yang berbasis pada populasi objek atau agen dan interaksinya dalam menyelesaikan persoalan bersama. beberapa teknik yang diceritakan mulai dari algoritma evolusioner seperti algoritma genetik dan pemrograman genetik, memetic algorithm, hingga ACO (Ant Colony Optimization) dan PSO (Particle Swarm Optimization). Kedua topik terakhir merupakan topik yang dibahas secara lebih mendalam lewat review (dan atau implementasi) makalah tentang topik tersebut yang kemudian dipresentasikan di depan kelas oleh masing-masing peserta. Topik tentang ACO sebelumnya sempat saya ceritakan secara umum sehingga sekarang saya akan bercerita tentang PSO.
Particle Swarm Optimization
PSO terinspirasi dari perilaku gerakan kawanan hewan seperti ikan (school of fish), hewan herbivor (herd), dan burung (flock) yang kemudian tiap objek hewan disederhanakan menjadi sebuah partikel. Suatu partikel dalam ruang memiliki posisi yang dikodekan sebagai vektor koordinat. Vektor posisi ini dianggap sebagai keadaan yang sedang ditempati oleh suatu partikel di ruang pencarian. Setiap posisi dalam ruang pencarian merupakan alternatif solusi yang dapat dievaluasi menggunakan fungsi objektif. Setiap partikel bergerak dengan kecepatan v.
Ciri khas dari PSO adalah pengaturan kecepatan partikel secara heuristik dan probabilistik. Jika suatu partikel memiliki kecepatan yang konstan maka jika jejak posisi suatu partikel divisualisasikan akan membentuk garis lurus. Dengan adanya faktor eksternal yang membelokkan garis tersebut yang kemudian menggerakkan partikel dalam ruang pencarian maka diharapkan partikel dapat mengarah, mendekati, dan pada akhirnya mencapai titik optimal. faktor eksternal yang dimaksud antara lain posisi terbaik yang pernah dikunjungi suatu partikel, posisi terbaik seluruh partikel (diasumsikan setiap partikel mengetahui posisi terbaik setiap partikel lainnya), serta faktor kreativitas untuk melakukan eksplorasi. Secara matematis deskripsi di atas ditampilkan sebagai berikut :
vi(t) = u1.k1.vi(t-1) + u2.k2.(xbesti-xi) + u3.k3.(xbestg-xi) + u4.vacak
xbest di atas merupakan catatan khusus mengenai posisi terbaik yang pernah dikunjungi tiap partikel. Indeks g menyatakan partikel yang posisi terbaiknya merupakan posisi terbaik dibandingkan posisi partikel lainnya. vacak merupakan vektor arah acak yang diinterpretasi sebagai faktor kreativitas untuk melakukan eksplorasi. nilai skalar u1 hingga u4 merupakan variabel acak (random variate) yang terdistribusi merata (uniform distribution) sedangkan a1 hingga a4 merupakan koefisien pengaruh masing-masing suku.
Implementasi
Agar dapat bereksperimen dengan algoritma ini maka kita perlu membuat implementasinya ke dalam program. Saya telah membuat implementasi sederhana dalam delphi seperti berikut :
{bagian interface}
type
TVector = array of real;
TParticle = record
Position: TVector;
Velocity: TVector; //velocity vector
MyBest: TVector; //personal best position
BestCost: Real;
end;
TCostFunction = function( v: TVector ): real of object;
TPSO = class
protected
FNumParticle: integer;
FVectorDimension: integer;
FBest: integer;
FCost: TCostFunction;
public
FParticles: array of TParticle;
constructor Create( NumParticle, VectorLen: integer );
destructor Free;
procedure Step;
property CostFn: TCostFunction read FCost write FCost;
property Count: integer read FNumParticle;
property Dimension: integer read FVectorDimension;
property BestParticle: integer read FBest;
end;
{...}
{ bagian implementasi }
{ TPSO }
constructor TPSO.Create( NumParticle, VectorLen: integer );
var
i : integer;
begin
FNumParticle := NumParticle;
FVectorDimension := VectorLen;
SetLength( FParticles, NumParticle );
for i := 0 to High( FParticles ) do begin
SetLength( FParticles[i].Position, VectorLen );
SetLength( FParticles[i].Velocity, VectorLen );
SetLength( FParticles[i].MyBest, VectorLen );
end;
FBest := 0;
end;
destructor TPSO.Free;
var
i : integer;
begin
for i := 0 to high( FParticles ) do begin
setlength( FParticles[i].Position, 0 );
setlength( FParticles[i].Velocity, 0 );
setlength( FParticles[i].MyBest, 0 );
end;
setlength( Fparticles, 0 );
end;
procedure TPSO.Step;
var
i, j : integer;
a, b, c, d : real;
u1, u2, u3, u4 : real;
cost : real;
rvec : TVector;
begin
a := 1;
b := 1;
c := 1;
d := 1;
setlength( rvec, FVectorDimension );
for i := 0 to High( FParticles ) do begin
u1 := random;
u2 := random;
u3 := random;
u4 := random;
for j := 0 to FVectorDimension - 1 do
rvec[j] := random;
//update velocity
for j := 0 to FVectorDimension - 1 do begin
FParticles[i].Velocity[j] :=
u1 * a * FParticles[i].Velocity[j] //velocity inertia
+ u2 * b * ( FParticles[i].MyBest[j] - FParticles[i].Position[j] ) //personal history best
+ u3 * c * ( FParticles[FBest].MyBest[j] - FParticles[i].Position[j] ) //global best
+ u4 * d * rvec[j] //random vector for exploration
;
end;
end;
//update position
for i := 0 to High( FParticles ) do begin
for j := 0 to FVectorDimension - 1 do
FParticles[i].Position[j] := FParticles[i].Position[j] + FParticles[i].Velocity[j];
//calculate new cost
cost := FCost( FParticles[i].Position );
//update mybest if necessary
if cost < FParticles[i].BestCost then begin
FParticles[i].BestCost := cost;
for j := 0 to high( FParticles[i].Position ) do
FParticles[i].MyBest[j] := FParticles[i].Position[j];
end;
end;
//select global best
for i := 0 to High( FParticles ) do
if FParticles[i].BestCost < FParticles[FBest].BestCost then
FBest := i;
end;
Seiring dengan kode tersebut saya juga membuat program sederhana untuk bereksperimen dengan parameter PSO. Program tersebut memiliki fungsi objektif sederhana yaitu mencari satu titik di ruang berdimensi N sehingga fungsi evaluasinya pun cukup berupa fungsi jarak euclidean antara posisi tiap partikel dengan posisi titik tujuan.
potongan kode untuk aplikasi di atas adalah sbb:
{ di bagian definisi form }
target: TVector;
function dist( v: TVector ): real;
{ bagian implementasi }
procedure TForm1.FormCreate( Sender: TObject );
begin
randomize;
end;
function TForm1.dist( v: TVector ): real;
var
i : integer;
tmp : real;
begin
result := 0;
for i := 0 to high( v ) do begin
tmp := ( target[i] - v[i] );
tmp := tmp * tmp;
result := result + tmp;
end;
result := sqrt( result );
end;
procedure TForm1.Button1Click( Sender: TObject );
var
pso : TPSO;
i, j : integer;
Dim : integer;
thr : real;
procedure display;
const
w = 4;
var
ptgt : TPOint;
i : integer;
begin
with Image1.Canvas do begin
FillRect( Image1.ClientRect );
ptgt.X := round( target[0] );
ptgt.Y := round( target[1] );
Pen.Color := clRed;
Rectangle( Rect( ptgt.X - w, ptgt.Y - w, ptgt.X + w, ptgt.Y + w ) );
Pen.Color := clBlue;
for i := 0 to pso.Count - 1 do begin
ptgt.X := round( pso.FParticles[i].Position[0] );
ptgt.Y := round( pso.FParticles[i].Position[1] );
Rectangle( Rect( ptgt.X - w, ptgt.Y - w, ptgt.X + w, ptgt.Y + w ) );
end;
end;
end;
begin
thr := strtofloat( maskedit1.Text ); //MaskEdit1 : Error Threshold
dim := spinedit2.Value; //SpinEdit2 : Vector Dimension
setlength( target, dim );
target[0] := random( image1.Width );
target[1] := random( image1.Height );
for j := 2 to high( target ) do
target[j] := random( image1.Width );
pso := TPSO.Create( spinedit1.Value, dim ); //SpinEdit1 : Number of Particle
pso.CostFn := dist;
for i := 0 to pso.Count - 1 do begin
for j := 0 to pso.Dimension - 1 do begin
pso.FParticles[i].Position[j] := random( image1.Width );
pso.FParticles[i].Velocity[j] := 0;
pso.FParticles[i].MyBest[j] := pso.FParticles[i].Position[j];
pso.FParticles[i].BestCost := MAXINT;
end;
end;
display;
for i := 0 to SpinEdit3.Value do begin //SpinEdit3 : Max Iteration
pso.Step;
if pso.FParticles[pso.BestParticle].BestCost < thr then break;
display;
Image1.Canvas.TextOut( 0, 0, format( 'iteration : %d', [i] ) );
Application.ProcessMessages;
end;
memo1.Lines.Add( format( 'best cost : %.8f', [pso.FParticles[pso.BestParticle].BestCost] ) );
pso.Free;
end;
Program di atas akan membangkitkan posisi acak pada titik tujuan dan posisi partikel sebagai vektor berdimensi N dan menampilkan proyeksi dua sumbu pertama dari partikel (untuk alasan ini, jangan membuat vektor berdimensi satu ya!).
Pembahasan
Pada dasarnya rumus perubahan kecepatan di atas bisa bervariasi, namun dari eksperimen saya menggunakan program di atas saya menyimpulkan bahwa kombinasi keempat elemen di atas menghasilkan waktu konvergensi yang paling cepat dibandingkan jika salah satu suku dihilangkan untuk persoalan berdimensi > 3 (saya mencoba di 8 dimensi). Bagaimana menurut anda?

by Riza (noreply@blogger.com) at January 23, 2010 09:17 AM
by andra at January 23, 2010 07:25 AM
Melanjutkan dari posting yang ini, kali ini saya akan menceritakan bagaimana langkah-langkah saya dalam membuat setting network shared folder di windows 7.
Langkah-langkah untuk melakukan penyettingan ini sebenarnya mudah saja :
Tampak mudah ? Tentu.
Sayangnya, memang hal yang tampak mudah ternyata dalam kenyataannya menjadi (sangat) sulit.
Settingan di atas tampak hanya berhasil apabila pengguna komputer hanya menggunakan komputer tersebut dengan cara ‘biasa’, setinggan koneksi pakai router, tidak pakai firewall tambahan, dll.
Sedangkan saya ? Untuk mengkoneksikan komputer dan netbook saya menggunakan kabel lan cross dengan menggunakan ip statik (ip cuma beda satu digit terakhir, subnet mask sama), kemudian untuk firewall menggunakan windows7firewall control yang benar-benar memberikan pilihan program apa saja yang boleh lewat (saya gak suka komputer saya memberikan data-data tanpa seijin saya). Disamping itu komputer saya juga terhubung ke internet via modem (yang berarti komputer saya memiliki multiple network, hal yang cukup membuat hal ini lebih rumit -_-)
Bila di data langkah per langkah inilah permasalahannya :
- Setting ip statik
Langkah pertama, karena langsung pakai kabel lan cross, tanpa router maka settingan ip diset statik. Pastikan settingan ip dan subnet mask benar. (cara paling gampang, set ip : xxx.xxx.xxx.xxy, (hanya berbeda di digit terakhir dan subnet mask 255.255.255.0)
- Coba ping – General Failure Error
Setelah ip diset, cek apakah bisa mengirim data dari komputer ke netbook dengan ping.
Masalah yang muncul pada ping biasanya adalah general failure error. Hal ini terjadi karena sistem tidak bisa mengirimkan paket ping karena diblok. Masalah ini biasa terjadi apabila menggunakan firewall tambahan seperti norton atau windows 7 firewall control. Pastikan program “general process service windows” dalam bentuk file scvhost bisa mengakses lokal.
Masalah lain yang bisa terjadi adalah destination host unreachable, hal ini karena tujuan tidak ditemukan. Masalah ini biasa selesai apabila langkah 4 telah dilakukan.
- Set shared folder
Set folder mana yang bisa dishare, cukup klik kanan di foldernya dengan windows explorer dan pilih share.
- Setting network yang berbeda
Nah, masih ingat change advanced share setting yang ada di bagian kiri atas di network and sharing centre ? Di situ perubahan setting dapat dilakukan seperti network discovery, file sharing, dll. Yang penting dilihat di sini adalah windows membagi network dalam tiga jaringan, yaitu public, work, dan home. Kalau misal hanya terkoneksi pada satu komputer saja maka menganggap semua jaringan sebagai public tidak masalah (walau sebenarnya tidak disarankan). Apabila seperti saya, dimana komputer desktop terkoneksi dengan internet, maka sebagai akibatnya desktop saya akan sudah terkoneksi kepada sebuah jaringan public. Apabila saya menset enable file sharing di public, tentu akan menimbulkan potensi bahaya keamanan.
Oleh karena itu, sebaiknya yang dilakukan adalah menset file sharing hanya pada home saja. Akan tetapi, hal ini menimbulkan masalah baru, dimana network baru dengan cable cross yang telah dibuat antara netbook dan dekstop secara otomatis akan diset menjadi public network oleh windows 7 dan tidak ada pilihan bagaimana untuk merubahnya kembali. xD
Setelah berkutat lama, akhirnya ketemu juga cara untuk mengakalinya. Dengan menggunakan komputer yang hanya terkoneksi pada network yang dimaksud saja (dalam hal ini netbook saya), buka windows eksplorer, lalu pilih network. Akan timbul notifikasi di atas dimana network discovery belum diaktifkan (tentu saja, karena jaringan masih dalam bentuk public). Klik notifikasi itu, dan akan muncul pilihan yaitu no, jangan aktifkan file sharing untuk public, dan yes, aktifkan file sharing untuk publik. Jangan pilih yang kedua, tetapi pilih yang pertama. Entah knapa windows akan mengubah jaringan yang terkoneksi sekarang, yaitu sebelumnya (unidentified network, public), secara otomatis menjadi work. (yang sampai sekarang saya tak tahu kenapa.. xD) Sekarang, mestinya public share pada komputer akan terdeteksi via netbook.
- Masalah pada tiap kali koneksi
Untuk tiap kali koneksi, biasanya akan butuh user dan password. Masukkan sekali saja dan pilih save agar secara otomatis terkoneksi. Sayangnya tiap kali mencopot kabel lan, permasalahan sebelumnya kembali muncul, sehingga setiap kali mencopot dan memasang kabel harus melakukan lagi langkah sebelumnya untuk membuat network yang terdeteksi menjadi public.
- Network shared folder sudah bisa dipakai. Give it a shot ! Works wonders with synctoy
Fiuuuh..
Akhirnya beres juga. Sebenarnya microsoft memberikan fitur yang lebih gampang untuk sharing, yaitu via homegroup. Sayangnya sampai sekarang saya masih belum bisa menset network yang saya punyai menjadi home. Mungkin nanti kalau saya masih penasaran saya akan coba lagi

by andra at January 23, 2010 05:43 AM
Sekarang ini, banyak orang yang menggunakan lebih dari satu komputer untuk melakukan pekerjaan. Seeperti saya contohnya, di rumah saya menggunakan satu buah komputer desktop, dan untuk pekerjaan sehari-hari di luar rumah saya biasa menggunakan sebuah netbook. Kasus seperti ini banyak sekali terjadi dan sudah merupakan kondisi umum yang tidak terbatas untuk orang-orang IT saja.
Dengan cara kerja seperti ini, pada ujung-ujungnya akan menimbulkan pertanyaan : Bagaimana jika ada sebuah pekerjaan, yang siang harinya saya kerjakan di luar rumah menggunakan netbook dan malam harinya saya ingin kerjakan di rumah menggunakan desktop. Apabila pekerjaan tersebut hanya terdiri dari satu file saja tentu akan gampang solusinya dengan mengkopi file tersebut dari netbook ke komputer. Tapi, apa yang akan terjadi apabila pekerjaan tersebut terdiri dari banyak file, dan terpisah-pisah ? Tentu akan sangat merepotkan sekali apabil a harus emngecek satu-satu mana file yang telah dirubah dan harus saya kopikan kembali ke desktop. Memang, bisa saja mengkopi keseluruhan folder tempat file-file kerjaan tersebut, namun apabila sudah bekerja dengan banyak folder dan ribuan file kegiatan ini akan sangat memakan waktu dan tidak efesien.
Bagaimana solusinya ?
Saya tahu, cara paling gampang adalah dengan melakukan sinkronisasi antara netbook dan desktop akan folder-folder yang berisi pekerjaan saya. Selidik punya selidik mengobrak-ngabrik fitur bawaan windows, namun ternyata tidak ditemukan fitur seperti itu. Akhirnya beralih ke google dengan keyword “syc files between two computers”. Menemukan banyak program berbayar, tapi ternyata fitur-fitur yang ada cukup sulit. Pencarian pun diteruskan sampai akhirnya menemukan solusi menarik dan ideal. Synctoy.
Synctoy, yang sekarang sudah versi 2.1., adalah sebuah program kecil yang gratis dari microsoft yang membuat penggunanya mampu untuk melakukan sinkronisasi file antara dua komputer dengan mudah. Prinsipnya sederhana : pertama-tama definisikan dulu sebuah pasangan folder (folder pair) yaitu dua folder yang ingin isinya disinkronisasikan. Setelah itu, tinggal pilih mode sinkronisasi, apakah dua arah atau satu arah, lalu voila ! Sinkronisasi folder sudah untuk dijalankan dengan menekan satu tombol saja. Simple dan mudah.
Sebenarnya banyak sekali fitur dari synctoy ini yang masih bisa diutak-utik, seperti bagaimana melakukan sinkronisasi folder secara otomatis, jenis file apa saja dalam folder yang akan disinkronisasikan, dan lain-lain, namun untuk kali ini secara tumben microsoft menyediakan help yang cukup lengkap dan semua dapat dilihat di situ. (curiga yang buat programmer IT sehingga help pun cukup detail dan tidak bertele-tele
)
Anyway, synctoy berguna. Sekarang saya menggunakan synctoy untuk sinkronisasi folder pada netbook dan desktop saya dengan menggunakan network shared folder (walau ini agak repot untuk menset network shared foldernya pada win 7, nanti akan saya posting pengalaman saya disini), dan hasilnya benar-benar nyaman. Tinggal click, dan file-file pekerjaan saya akan mampu tersinkronisasi dengan mudah. Dan yang menarik, synctoy tersedia dalam dua versi, versi 32 dan 64 bit. Silahkan download synctoy di sini

by Budi Satrio at January 20, 2010 02:18 PM
It’s been a long time since I first heard this beautiful song on some movies I’ve rented. This special song become main soundtrack of Mimi wo Sumaseba (Whisper of the Heart). The real version is sung by John Denver, and become hits in 70’s, but in my opinion, the japanese version is much more beautiful and could create something like ’missing to our hometown’ blaze alongside with consciusness of living can’t go back to hometown.
Below is the lyric:
** カントリー・ロード
この道 ずっとゆけば
あの街に 続いてる
気がする カントリー・ロード
ひとりぼっち 恐れずに
生きようと 夢見てた
さみしさ 押し込めて
強い自分を 守っていこ
**
歩き疲れ たたずむと
浮かんで来る 故郷の街
丘をまく 坂の道
そんな僕を 叱ってる
**
どんな挫けそうな 時だって
決して 涙は見せないで
心なしか 歩調が速くなってく
思い出 消すため
カントリー・ロード
この道 故郷へ続いても
僕は 行かないさ
行けない カントリー・ロード
カントリー・ロード
明日は いつもの僕さ
帰りたい 帰れない
さよなら カントリー・ロード
Can’t read? Here’s romaji version:
**Country road
Kono michi zutto yukeba
Ano machi ni tsuzuiteru
Ki ga suru, Country road
Hitori bocchi osorezuni
Ikiyou to yume miteta
Samishisa oshikomete
Tsuyoi jibun wo mamotte iko
**
Aruki tsukare tatazumu to
Ukande kuru furusato no machi
Oka wo maku saka no michi
Sonna boku wo shikatteru
**
Donna kujikesou na toki datte
Keshite namida wa misenaide
Kokoro nashi ka houchou ga hayaku natteku
Omoide kesu tame
Country road
Kono michi furusato e tsuzuitemo
Boku wa yukanai sa
Yukanai, Country road
Country road
Ashita wa itsumo no boku sa
Kaeritai kaerenai
Sayonara, Country road
And below is the translation from the movie plus additional translation by me
:
**Country road
This old road, if you go right to the end
Got a feeling it’ll take me
To that town, Country road
Had a dream of living on my own
With no fear of being all alone
Pushed my sadness down inside of me
And pretended I was strong as I could be
**
When I stand still tired from walking
My hometown comes to mind
The uphill road, winds around the hill
Scolds me for being that way
**
It doesn’t matter to me how sad I might be
I will never ever let a tear show in my eye
If my feet are moving faster that’s because I only want to
Push away memories
Country road
This old road, could go right to my hometown
I won’t go there, I can’t go there
Can’t go down that country road
Country road
When tomorrow comes, I’ll be like I always am
Want to go back there, Can’t go back there
Farewell, Country road
See the beautiful scene below:
